✕

Dewi Sin Mu, Kelenteng Tertua di Tanah Habang

Marisa Febrilian, AAN
Jumat, 28 April 2017 | 03:30 WIB

Kelenteng Dewi Sin Mu masih berdiri kokoh meskipun sudah berusia 100-an tahun

Bangunan bercat kuning dan merah, bukanlah bangunan biasa. Bangunan ini dikenal dengan nama Klenteng Dewi Sin Mu. Konon, klenteng tua ini pernah disinggahi oleh Panglima Cheng Ho.

Bangunan Tua

Iklan tidak tersedia saat ini.

Tanah Habang adalah sebutan untuk kota Toboali, Bangka Selatan. Tanah Habang menyimpan banyak cerita. Mulai dari keindahan alam, ragam kuliner yang menggiurkan, sampai bangunan bersejarah, seperti Klenteng Dewi Sin Mu.

Kelenteng Dewi Sin Mu ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 1862. Meskipun sudah berusia lebih dari 100 tahun, bangunan kelenteng ini masih berdiri kokoh. Dan keaslian bangunan kelenteng pun masih dijaga dengan baik. Hanya warna cat bangunan saja yang diperbaharui.

Bagian Dalam Kelenteng

Kelenteng Dewi Sin Mu berada di Tanjung Ketapang, Toboali, Bangka Selatan. Dari pusat kota, menuju ke kelenteng ini dapat ditempuh kurang lebih 15 menit. Di dalam kelenteng ini terdapat beberapa ruang, ada ruang depan, ruang utama, halaman tengah, dapur, dan kamar mandi. Di dalam kelenteng terdapat 4 tiang besar dengan diameter sekitar 30 cm. Bangunan kelenteng Dewi Sin Mu menghadap ke arah barat. Menurut sejarah, kelenteng ini pernah disinggahi oleh Panglima Cheng Ho saat mendarat di pelabuhan Tanjung Ketapang.

Bel di dalam Kelenteng Dewi Sin Mu

Bel di dalam Kelenteng Dewi Sin Mu

altar tempat ibadah di kelenteng Dewi Sin Mu

Tempat ibadah di kelenteng Dewi Sin Mu

O iya, sampai saat ini, kelenteng Dewi Sin Mu masih digunakan sebagai tempat ibadah oleh masyarakat setempat.

Foto : Ricky Martin*