Es di Antartika Berubah Menjadi Hijau!

By Aisha Safira, Selasa, 9 Mei 2017 | 09:08 WIB
Mengapa es di antartika berubah menjadi hijau? Foto: nasa.gov (Aisha Safira)

Es di Antartika yang biasanya berwarna putih sekarang sudah berubah menjadi hijau. Hal ini diktehaui lewat foto yang diambil oleh Operation Land Manager (OLI). OLI beroperasi pada Satelit Landsat 8. Bongkahan es berwarna hijau ini mengapung di Laut Ross, Antartika. Mengapa esnya bisa berubah warna menjadi hijau?

Ada fitoplankton

Dr. Jan Lieser mengatakan kalau hal ini terjadi karena adanya fitoplankton. Dr. Jan Lieser adalah ilmuwan es dari Antarctic Climate and Ecosystems Cooperative Research Center Australia. Fitoplankton memang biasanya tumbuh subur di Antartika pada musim semi dan panas. Biasanya pada musim ini lautan es menjadi surut dan lebih banyak sinar matahari.

Fitoplankton telah berkembang di Antartika sejak 2012 di Prince Astrid Coast, Antartika Timur. Tumbuhan ini terus berkembang pada musim gugur 2015 dan 2017 di Terra Nova Bay, Granite Harbor. Pada awal 2017, tidak banyak es di pantai sehingga membantu pertumbuhan fitoplankton. Angin dan sinar matahari saat itu disukai oleh fitoplankton.

Klorofil membuat es jadi hijau

Fitoplankton adalah tumbuhan mikroskopik yang mengapung di permukaan laut di mana ada sinar matahari. Tumbuhan yang disebut mikroalga juga mempunyai klorofil. Apakah kamu sudah belajar tentang klorofil di sekolah? Klorofil adalah zat warna hijau yang berperan dalam fotosintesis. Nah, warna hijau pada es di Antartika muncul dari klorofil.

Peran fitoplankton

Fitoplankton punya peran penting lo di laut. Apa perannya? Fitoplankton berperan sebagai penyedia makanan untuk para hewan laut. Contohnya adalah zooplankton, paus, udang, siput, dan lain-lain. Tapi tumbuhan ini juga bisa menjadi berbahaya. Jika tumbuh sangat banyak, fitoplankton dapat menghasilka senyawa beracun yang berbahaya bagi mahkluk hidup.