Archachatina Marginata, Siput Raksasa dari Afrika Barat

By Yomi Hanna, Kamis, 5 Oktober 2017 | 04:05 WIB
Archachatina marginata, siput raksasa yang hidup di Afrika Barat (Hanna Vivaldi)

Siput ini namanya Archachatina marginata atau disebut juga dengan nama siput raksasa Afrika Barat. Disebut seperti itu karena memang bentuknya yang cukup besar, lebih besar dari pada siput pada umumnya. Ukuran tubuhnya bisa mencapai 20 sentimeter dan usia hidupnya hingga 10 tahun.

Cangkang yang Besar

Siput ini memiliki cangkang bulat yang besar dan lebar. Cangkang tersebut bisa tumbuh setinggi 21 sentimeter dengan diameter sekitar 13 sentimeter. Wow, besar sekali , ya!

Hidup di Daerah Tropis

Hewan ini biasanya hidup di daratan tropis, yang suhunya udaranya panas. Misalnya seperti di Kamerun, Afrika Barat dan di Martinique, Karibia.

Di Amerika Serikat, siput raksasa ini dianggap dapat berdampak negatif pada pertanian karena berupa hama yang dapat merusak tanaman. Selain itu siput raksasa ini juga ditakutkan bisa mengganggu ekosistem alami dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, di Amerika Serikat, spesies ini disarankan untuk dikarantina.

Memakan 500 Spesies Tanaman

Cara makan siput ini cukup ganas, bahkan sering kali menyebabkan kerusakan di sekitarnya. Mereka dapat memakan 500 spesies tanaman yang berbeda. Hewan ini makan di siang hari, tapi memang lebih memilih untuk makan di malam hari.

Siput Raksasa Menjadi Hewan Peliharaan

Nah, baru-baru ini, seorang kolektor serangga di Eropa bernama

memamerkan seekor Archachatina marginata sebagai hewan peliharaannya. Dia sudah terbiasa memelihara serangga, bahkan tidak merasa jijik membiarkan siput raksasa tersebut berjalan di lengannya.

Hewan yang dianggap sebagai perusak ini ternyata bisa lucu juga ketika dipelihara. Teman-teman ada yang mau ikut memelihara siput raksasa ini? Mungkin kamu boleh berguru kepada Adrian, ya! Hihi