Ada Gua Hangat di Dinginnya Antartika!

By willa widiana, Jumat, 6 Oktober 2017 | 03:05 WIB
Gua Hangat di Antartika! (willa widiana)

Antartika merupakan salah satu tempat terdingin di dunia. Meski dingin, ada sebuah gua hangat di Antartika. Menurut orang yang menemukan gua itu, suhu di dalam gua itu sangat cocok untuk hewan dan tumbuhan.

Profesor Craig Cary

Orang yang menemukan gua hangat di Antartika itu adalah Profesor Craig Cary. Ia adalah seorang peneliti dari Universitas Waikato, Selandia Baru. Pada awalnya, beliau hanya ingin mengumpulkan tanah yang ada di gua es, di sekitar Gunung Erebus. Itu adalah gunung berapi aktif yang ada di Pulau Ross, Antartika.  

Hangat Meski Dilapisi Es

Bagian atas gua tersebut dilapisi es, sedangkan bagian bawahnya dilapisi tanah. Sangat unik.  Ketika berada di dalam gua, beliau merasakan suhu yang cukup hangat sekitar 20 derajat celcius. Dengan suhu seperti itu, kita bisa menjelajahi gua tanpa harus mengenakan pakaian hangat. Selain hangat, keadaan di gua itu juga tenang dan tak berangin. Sangat berbeda dengan keadaan di luar gua yang dingin dan berangin.

Tempat Tinggal

Profesor Craig tidak sendirian, ia ditemani oleh Dr Ceridwen Franser. Menurut Dr. Ceridwen, keadaan gua yang hangat ini bisa membuat hewan dan tumbuhan hidup di sini. Dan benar saja... di dalam gua, mereka menemukan DNA ganggang, lumut, dan hewan kecil. Dari DNA itu, mereka jadi tahu kalau gua ini sempat ditinggali oleh hewan dan tumbuhan.

Setelah menemukan DNA itu, mereka berdua kembali ke tempat asalnya dan mulai melakukan penelitian lebih jauh. Setelah penelitiannya selesai, kedua ilmuwan itu akan kembali ke gua hangat di Antartika itu untuk mencari tahu, bagaimana hewan dan tumbuhan bisa ada di dalam sana.

Semangat untuk Pak Craig dan Pak Ceridwen, semoga penelitian tentang gua hangat di Antartikanya bisa sukses.

Sumber & Foto: abc.net.au