Sejarah Nina Bobo, Lagu Pengantar Tidur

By Cirana Merisa, Sabtu, 18 November 2017 | 11:24 WIB
Kata nina berasal dari bahasa Portugis yaitu Menina yang berarti gadis kecil. (Cirana Merisa)

Nina bobo oh nina bobo, kalau tidak bobo digigit nyamuk. Teman-teman pasti sudah tidak asing dengah lagu itu. Lagu ini sering dinyanyikan oleh orangtua kita sebagai pengantar tidur.

Arti Lagu

Lagu ini bercerita tentang seorang anak yang dituntun untuk tidur, kalau tidak tidur nanti akan digigit oleh nyamuk. Kata nina dalam lagu ini sering dianggap sebagai seorang anak perempuan bernama Nina. Padahal nina itu berasal dari bahasa Portugis yaitu Menina yang berarti gadis kecil.

Baca juga: Mengapa Ada Dongeng Sebelum Tidur?

Kata bobo atau bobok dalam lagu ini bukan Bobo si kelinci, lo. Hihihi. Kata ini berarti tidur. Kata baku dalam bahasa Indonesia adalah tidur. Sedangkan kata bobo atau bobok lebih sering diucapkan pada anak-anak.

Menjadi Kata Kerja

Dalam bahasa Indonesia, judul lagu ini menjadi kata kerja. Teman-teman mungkin sering menemukan kalimat seperti, “Ibu sedang meninabobokan anak bungsunya.” Kata meninabobokan sudah menjadi kata baku bahasa Indonesia, lo, yang artinya sedang menyanyikan lagu untuk menidurkan anaknya.

Baca juga: Injit Injit Semut, Lagu Daerah yang Dijadikan Permainan

Terkenal di Belanda

Lagu ini sudah dikenal sejak kedatangan bangsa Portugis ke Indonesia. Lama-kelamaan, lagu ini makin terkenal hingga penjajah dari Belanda pun ikut menyanyikan lagu ini. Itulah kenapa lagu ini juga terkenal di Belanda. Lagu Nina Bobo ini dipopulerkan oleh Anneke Gronloh, seorang penyanyi keturunan Indonesia-Belanda, dan Wieteke van Dort, seorang aktris dan penyanyi asal Belanda.

Baca juga: Lagu Indonesia Raya 3 Stanza

Syair Lagu

Nina bobo oh nina bobo

Kalau tidak bobo digigit nyamuk

Bobolah bobo, adikku sayang

Kalau tidak bobo digigit nyamuk