Keris, Senjata Tradisional Sejak Zaman Kerajaan Majapahit

By Cirana Merisa, Jumat, 24 November 2017 | 03:30 WIB
Bagian pinggir keris biasanya berkelok-kelok dan memiliki serat-serat logam cerah. (Cirana Merisa)

Teman-teman sudah menonton film animasi Knight Kris belum? Senjata yang digunakan Bayu di film ini adalah keris. Nah, kita cari tahu info tentang benda pusaka keris, yuk!

Senjata Tajam

Seperti halnya pisau dan pedang, keris juga merupakan senjata tajam. Namun keris lebih identik dengan budaya Indonesia. Konon, keris itu sudah ada sejak 100 tahun yang lalu, lo.

Baca juga: Rahasia Bambu Runcing, Senjata Pejuang Tanah Air

Bentuk keris sangat khas sehingga mudah dibedakan dengan senjata tajam yang lain. Bagian ujung keris lancip dan tajam, semakin ke arah pangkal semakin lebar. Bagian pinggirnya biasanya berkelok-kelok dan memiliki serat-serat logam cerah.

Sejarah Keris

Sebenarnya asal-usul keris masih belum jelas karena para ilmuwan belum menemukan sumber-sumber tentang keris secara jelas. Para peneliti biasanya mempelajari keris dari prasasti dan relief di candi atau patung. Istilah keris juga ditemukan pada prasasti dari abad ke-9 Masehi.

Baca juga: Dari Senjata Tradisional Jadi Yoyo

Para peneliti memperkirakan pembuatan dan penggunaan keris zaman dulu tak lepas dari pengaruh kebudayaan Tiongkok dan kebudayaan Dongson dari Vietnam sekitar 1.000 tahun yang lalu. Pada waktu itu, kebudayaan Tiongkok masuk melalui kebudayaan Dongson ke Nusantara.

Fungsi Keris

Pada zaman dulu, keris digunakan sebagai senjata untuk berperang. Namun sekarang, keris lebih banyak digunakan sebagai pelengkap pakaian adat. Keris juga sering menjadi benda koleksi. Walaupun begitu, benda pusaka ini tetap memiliki nilai-nilai luhur kebudayaan Indonesia.

Baca juga: Rahasia Berburu Binatang dengan Sumpit

Persebaran Keris

Senjata ini tak hanya milik suku tertentu, lo. Penggunaan keris tersebar pada masyarakat yang pernah tinggal di wilayah kekuasaan Majapahit, yaitu Jawa, Madura, Nusa Tenggara, pesisir Kalimantan, sebagian daerah di Sulawesi, hingga ke Sumatera. Setiap daerah memiliki keris masing-masing yang khas.