Ternyata Hal Ini yang Membuat Kita Jadi Ketagihan Keripik Kentang

Avisena Ashari, Iveta Rahmalia
Senin, 24 September 2018 | 17:01 WIB

Ilustrasi makan camilan

Hormon dopamin adalah hormon yang mengendalikan perasaan bahagia di otak kita.

Baca Juga : Inilah Perbedaan Kerupuk, Keripik, dan Rempeyek

Ketika otak kita merasakan ini, otak akan menginginkan lebih banyak lagi.

Makanya, kita jadi ketagihan makan keripik kentang dan sulit berhenti.

Di Australia, ada penelitian yang membuktikan ini, teman-teman.

Sebanyak 48 orang dewasa diminta untuk makan pasta dengan berbagai macam saus.

Para peserta mencoba makan pasta dengan satu jenis saus satu minggu sekali selama empat minggu.

Baca Juga : Kenapa Kentang Goreng Disebut sebagai French Fries dan Chips?

Hasilnya, peserta memakan 11 persen lebih banyak makanan untuk kategori saus yang banyak garamnya.

Menurut profesor Russel Keast dari Australia, saat makanan yang kita makan punya kandungan garam yang rendah, kita bisa mengendalikan nafsu makan.

Kebalikannya, kalau makanan banyak kandungan garamnya, kita jadi ketagihan.

Hmm.. harus hati-hati, nih, bisa-bisa kita tidak sadar sudah makan berapa banyak keripik kentang, lo.

Lebih baik, kita perbanyak makan buah dan sayur, yuk!