Misteri Makhluk Pulau Oahu

  • Kamis, 5 April 2018 20:00 WIB

Raja Halalii menunjuk Hanaaumoe untuk menjadi kapten siluman karena ia pandai menyamar menjadi manusia. Ia juga pandai membujuk dengan ramah.

Dahulu kala, konon Pulau Oahu dihuni oleh siluman-siluman. Mereka suka memangsa para pelaut yang singgah di pantai pulau Oahu. Akibatnya, tak ada lagi kapal atau perahu yang mau mendekat ke pulau Oahu. Siluman-siluman itu akhirnya hanya bisa makan batang pohon kelapa yang tumbuh di tepi pantai.

Raja para siluman ini bernama Halalii. Suatu hari, Raja Halalii bosan hanya makan batang pohon kelapa. Maka ia menunjuk Hanaaumoe untuk menjadi kapten siluman.   

Hanaaumoe diberi tugas untuk membujuk para pelaut agar mau mendarat di pulau Oahu. Hanaaumoe pandai menyamar menjadi manusia. Ia juga pandai membujuk dengan ramah.

Suatu hari, sebuah kapal kecil lewat di dekat pulau Oahu. Kaptennya bernama Kahaookamoku, sahabat raja pulau Kauai. Ia dan para pendayungnya berasal dari pulau Kauai dan hendak menuju pulau Hawaii. Salah satu pendayung kapal itu bernama Kaneope. Ia berkaki pincang namun paling pemberani dan cerdas.

Hanaaumoe melihat kapal kecil ini dari pantai Oahu. Ia segera berteriak, “Jangan pergi ke Hawaii. Apa kamu tidak tahu kalau siluman-siluman sudah pindah dan berkuasa di pulau itu?  Tak ada yang berhasil lari dari mereka. Mendaratlah di sini! Kalian bisa menyantap makanan minuman lezat sambil mendengar musik indah…”

Para pendayung langsung terbujuk. Kapten Kahaookamoku juga ikut terbujuk. Mereka mengira Hanaaumoe adalah penduduk Oahu yang ramah.

Hanaaumoe membawa mereka ke rumah panggung di pantai. Rumah kayu itu memiliki kamar yang nyaman. Semua pelaut tertidur lelah kecuali Kaneope. Ia berjaga karena yakin pulau itu masih dihuni siluman.

Saat sore tiba, Hanaaumoe datang ke rumah itu. Ia berteriak lewat jendela kamar, “Para pelaut, apakah kalian sudah tidur?”

Kenope yang pincang berkata, ”Belum. Kami masih menunggu makanan dan minuman yang kau janjikan.”

“Sabarlah,” kata Hanaaumoe. “Para pembawa makanan harus melewati gunung dan hutan untuk sampai ke rumah ini.” Ia lalu pergi.

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : Vanda Parengkuan
Editor : Vanda Parengkuan

KOMENTAR

MOST READ

Cerita

Adikku Manis

15 jam yang lalu

Cerita

Kue Dadar Lapis Madu

20 jam yang lalu

Cerita

Cerita

Malam Cerita

23 jam yang lalu

Cerita

Makhluk Bulan Purnama

21 jam yang lalu

Cerita

MOST READ

Adikku Manis

15 jam yang lalu

Kena Batunya

2 hari yang lalu

Mama Berhati Emas

3 hari yang lalu

Pengarang Kecil yang Kecewa

3 hari yang lalu

Kue Dadar Lapis Madu

20 jam yang lalu

Malam Cerita

23 jam yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×