Wah, Tempat Ini Menjadi Kuburan Satelit yang Sudah Mati

  • Senin, 8 Januari 2018 14:01 WIB

Umur satelit buatan itu berbeda-beda, tapi rata-rata berumur 15 tahun. | Pixabay

Bobo.id – Satelit buatan manusia yang diluncurkan ke ruang angkasa tidak akan bertahan selama-lamanya seperti satelit alami. Lalu bagaimana kalau satelit itu mati ya? Yuk, kita simak!

Umur Satelit Buatan

Umur satelit buatan itu berbeda-beda, tergantung pada banyaknya jumlah bahan bakar yang dipakai untuk menyalakan roket di satelit itu. Namun bahan bakar itu disediakan rata-rata untuk 15 tahun.

Setelah bahan bakar itu habis, satelit tidak akan memiliki posisi yang tetap di orbit walaupun sistem komunikasinya masih bisa berfungsi.

Satelit yang sudah dalam keadaan ini sudah tidak bisa digunakan lagi dan bisa disebut mati.

Satelit Kecil

Ada 2 cara untuk “mengubur” satelit yang sudah tidak bisa dipakai lagi tergantung seberapa tinggi satelit itu berada di atas Bumi.

Kedua cara itu adalah dengan mendekatkannya ke Bumi atau menjauhkannya dari Bumi.

Satelit kecil yang masih dekat dengan Bumi, akan didekatkan ke Bumi. Para ilmuwan menggunakan sisa-sisa bahan bakar satelit itu untuk mengurangi kecepatannya di orbit.

Saat melambat itulah satelit akan turun dari lintasan orbit dan ditarik oleh gravitasi Bumi sehingga kembali lagi ke Bumi. Namun satelit itu akan terbakar di atmosfer.

Reporter : Cirana Merisa
Editor : Iveta Rahmalia

KOMENTAR

MOST READ

Cerita

Misteri Rumah di Rawa Kappa

11 jam yang lalu

Cerita

Kan Kusediakan Waktu

14 jam yang lalu

Cerita

Akibat Saling Mengalah

19 jam yang lalu

Cerita

Burung Biru

16 jam yang lalu

Cerita

Cerita

Segudang Info

22 jam yang lalu

MOST READ

Adikku Manis

3 hari yang lalu

Misteri Rumah di Rawa Kappa

11 jam yang lalu

Diuji dengan Mimpi

2 hari yang lalu

Kan Kusediakan Waktu

14 jam yang lalu

Ketika Dihukum Mama

2 hari yang lalu

Nekomata dan Peluru ke-13

3 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×