Kenapa Warna Nyala Api Berbeda-Beda?

  • Selasa, 14 November 2017 14:04 WIB

Kenapa warna api berbeda-beda? | Pixabay/Republica

Dalam kehidupan sehari-hari, api memang dibutuhkan untuk kegiatan memasak. Kalau teman-teman perhatikan, api yang dihasilkan kompor gas biasanya berwarna biru. Sementara, api yang dinyalakan dengan korek api biasanya berwarna oranye kekuningan. Kenapa warna api bisa berbeda-beda, ya?

Api Bisa Terjadi Karena Ada Oksigen

Api bisa terjadi karena adanya reaksi pembakaran senyawa yang mengandung oksigen atau O2. Jika proses pembakaran kekurangan oksigen, maka akan menghasilkan senyawa karbon seperti asap atau jelaga yang berwarna hitam.

Contohnya saja ketika lilin yang menyala menjadi mati karena ditutup dengan gelas. Lilin tersebut kekurangan oksigen, sehingga proses pembakarannya pun terhenti.

undefined
Warna api pada kompor berwarna biru. | Pixabay/Efraimstochter

Faktor Fisika dan Faktor Kimia

Ada dua hal yang menyebabkan warna nyala api, yaitu faktor fisika (suhu) dan faktor kimia (zat yang mengalami reaksi).

Suhu yang memengaruhi warna nyala api. Api yang berwarna merah biasanya bersuhu di bawah 1000 derajat Celsius. Sedangkan api biru biasanya bersuhu lebih tinggi dari api merah, tapi masih di bawah 2.000 derajat Celsius.

Api Putih dan Api Hitam

Ada jenis api yang lebih panas lagi dari itu, yaitu api putih. Suhu api putih itu di atas 2.000 derajat Celsius. O iya, jenis api ini yang terdapat dalam inti matahari.

Reporter : Hanna Vivaldi
Editor : Iveta Rahmalia

KOMENTAR

MOST READ

Misteri Surat Perpisahan

3 hari yang lalu

Tiga Tangkai Mawar

22 jam yang lalu

Bintang Pensi

2 hari yang lalu

Mengomel Bersama

3 hari yang lalu

Ayah Pulang

2 hari yang lalu

Lukisan Kasih Sayang

20 jam yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×