Tak Boleh Sembarangan, Bersepeda di Jepang Juga Ada Peraturannya, lo! Seperti Apa?
Bersepeda di Jepang ada peraturannya
Nah, ternyata di Jepang sepeda sama seperti motor dan mobil yang harus didaftarkan agar memiliki nomor registrasi.
Baca Juga : Inilah 7 Keajaiban Alam Paling Menakjubkan di Dunia! Seindah Apa, ya?
Nomor registrasi ini berguna sebagai tanda kalau sepeda yang kita kendarai adalah sepeda milik kita.
Selain itu, nomor registrasi di sepeda juga berguna bagi polisi untuk mencari sepeda tersebut kalau sewaktu-waktu hilang.
Taati Peraturan Saat Sedang Bersepeda
Selain mendaftarkan sepeda yang kita miliki, saat bersepeda di Jepang teman-teman juga harus menaati beberapa aturan yang berlaku, lo.
Salah satunya adalah aturan mengenai membonceng penumpang di sepeda.
Meskipun ada sepeda yang memiliki sadel di bagian belakang yang berfungsi untuk membonceng penumpang lain, ternyata tidak setiap orang boleh dibonceng, lo.
Penumpang yang boleh dibonceng saat mengendarai sepeda hanya anak kecil, saja, teman-teman, dengan usia maksimal adalah usia sekolah menengah pertama.
Jepang juga terkenal dengan transportasi kereta apinya, sehingga banyak perlintasan kereta api di Jepang.
Nah, kalau saat sedang mengendarai sepeda ada rel kereta api yang harus dilalui, ternyata pengendara sepeda harus turun dari sepeda, lo.
Baca Juga : Ini 7 Tempat Terdingin di Dunia, Ada yang Dijuluki Neraka Es Juga, lo!
Pengendara sepeda harus turun dari sepeda dan mengangkat sepedanya melewati perlintasan kereta api, karena di beberapa tempat, perlintasan kereta api tidak memiliki palang pintu.