Tidak Tinggal di Antartika, Ini Spesies Penguin Pertama yang Ditemukan Manusia

By Avisena Ashari, Minggu, 28 April 2019 | 10:10 WIB
Penguin Afrika punya cara unik bertahan di tempat bersuhu tinggi
Penguin Afrika punya cara unik bertahan di tempat bersuhu tinggi (MaxPixel's contributors)

Rupanya, penguin afrika tinggal di dekat perairan dingin di tepi pantai Afrika Selatan, teman-teman. Karenanya, ia tidak kedinginan.

Selain itu, ia punya fitur di tubuhnya yang membantunya bertahan hidup di sana. Apa itu, ya?

Ciri Khas Penguin Afrika

Penguin Afrika punya cara unik bertahan di tempat bersuhu tinggi
Penguin Afrika punya cara unik bertahan di tempat bersuhu tinggi (MaxPixel's contributors)

Baca Juga : Penyebab Kepunahan Great Auk, Burung Laut yang Mirip Penguin

Fitur tubuh yang paling terlihat dari spesies penguin afrika adalah kelenjar kecil berwarna merah muda di bawah kedua matanya. Inilah salah satu rahasia penguin afrika bisa bertahan hidup di Afrika yang memiliki suhu tinggi.

Saat penguin semakin kepanasan, tubuhnya akan mengalirkan lebih banyak darah ke kelanjar tersebut, teman-teman. Kemudian, bagian tersebut akan didinginkan oleh udara di sekitarnya. Karenanya, suhu tubuh penguin tetap terjaga dan tidak kepanasan.

Semakin panas cuacanya, kelenjar di bagian bawah matanya akan berwarna semakin merah muda.

Selain itu, yang paling khas dari penguin Afrika adalah tanda berwarna hitam di bagian dada dan perutnya. Bintik-bintik tanda ini juga ada pada bagian dalam sayapnya, lo.

Menariknya, bintik pada tubuh setiap penguin rupanya berbeda dan merupakan identitas masing-masing penguin. Yap, seperti sidik jari pada manusia, teman-teman! Keren, ya!

Tiga Cara Komunikasi Penguin Afrika

Penguin afrika punya tiga cara berbeda untuk berkomunikasi, lo.

Bahkan, seperti tanda di tubuhnya yang unik, setiap penguin afrika punya suara unik yang berbeda satu sama lain.