Kota Lama Tambang Batu Bara di Sawahlunto Masuk Nominasi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini Faktanya

By Sepdian Anindyajati, Kamis, 27 Juni 2019 | 18:49 WIB
Balai Kota Sawahlunto. (Creative Commons/Faishal Wafiq Zakiy)

Tambang Batu Bara Tertua di Asia Tenggara

Teman-teman, pada masa pemerintahan Hindia Belanda, Kota Sawahlunto dikenal sebagai kota tambang batu bara.

Batu bara pertama kali ditemukan di Sawahlunto oleh seorang geolog Belanda, yaitu Ir. W, H. De Greeve pada 1867 lalu.

Penemunan ini membuat Kota Sawahlunto menjadi perhatian pemerintah Hindia Belanda.

Baca Juga: Di Australia Ada Kota di Bawah Tanah, lo! Seperti Apa Kehidupannya, ya?

Sawahlunto menjadi kota tambang batu bara dan mencapai puncak kejayaannya pada 1920 sampai 1921.

Kota tambang batu bara ini berjalan selama lebih dari satu abad. Sayangnya, setelah itu persediaan batu bara semakin menipis dan akhirnya dihentikan.

Namun, setelah penambangan batu bara itu dihentikan, kota ini sempat ikut mati.

Sekarang, pemerintahan Sawahlunto sedang berjuang untuk mengembalikan kejayaannya melalui jalur wisata agar menjadi kota wisata tambang yang berbudaya.

Baca Juga: Jadi Ikon Kota New York, Inilah 5 Fakta Menarik Patung Liberty