✕

Benarkah Matahari Lebih Besar saat Terbit dan Terbenam daripada saat di Atas Kepala?

Cirana Merisa, Bobo.id
Senin, 07 Oktober 2019 | 14:45 WIB

Ilustrasi Matahari terbenam

Bobo.id - Setiap hari, kita pasti melihat Matahari di langit. Matahari menerangi siang hari kita.

Matahari terbit pada pagi hari dan akan terbenam pada sore hari. Hal ini akan terus terjadi setiap hari meski langit berawan dan menutupinya.

Iklan tidak tersedia saat ini.

Matahari akan terbit dari arah timur dan terus naik hingga ke atas kepala kita.

Baca Juga: 7 Fakta Seru Ubur-Ubur, Salah Satunya Pernah Dibawa ke Ruang Angkasa

Setelah itu, perlahan-lahan Matahari akan bergerak ke arah barat, terus turun, hingga akhirnya terbenam.

Saat terbit dan terbenam, beberapa orang merasa bahwa Matahari terlihat lebih besar daripada saat Matahari berada di atas kepala.

Hmm, benarkah Matahari bisa berubah ukuran seperti itu? Ternyata fenomena ini ada penjelasannya, lo.

Baca Juga: Yuk, Ikut Merayakan World Space Week 2019! Acara Apa Itu, ya?

Hanya Ilusi karena Matahari Tidak Berubah Ukuran

Nah, ternyata fenomena Matahari terlihat lebih besar saat terbit dan terbenam itu hanyalah sebuah ilusi, teman-teman.

Ukuran Matahari saat terbit dan terbenam di dekat cakrawala atau horizon ini sebenarnya sama dengan ukuran Matahari saat berada di atas kepala kita.

Sebelumnya, beberapa ahli sudah menyadari tentang hal ini. Mereka awalnya mengira bahwa atmosfer Bumi bisa memengaruhi kenampakan ukuran Matahari.