Sering Muncul Saat Tidur, Kenapa Manusia Bisa Mengalami Mimpi?

By Sarah Nafisah, Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:15 WIB
Tidur (pixabay/smengelsrud)

Lalu, Kenapa Kita Bermimpi?

Saat tidur, ternyata otak kita tidak sepenuhnya beristirahat.

Teman-teman pasti pernah melamun atau berkhayal.

Nah, kita dapat menganggap mimpi merupakan fenomena yang hampir sama seperti lamunan atau khayalan yang terjadi saat kita tidur.

Baca Juga: Gradient, Aplikasi Foto yang mengubah Wajah Kita Jadi Tokoh Ternama

Untuk benar-benar tidur dan bermimpi, ternyata kita harus melewati empat tahapan tidur, yakni tidur ringan (tahap 1 NREM), menyambut tidur pulas (tahap 2 NREM), tidur nyenyak (tahap 3 NREM), dan tidur bermimpi (tahap REM).

REM sendiri adalah singkatan dari Rapid Eye Movement. Sementara, NREM adalah Non-REM.

Dalam tahap NREM, aktivitas otak hanya sedikit sehingga kita belum mengalami mimpi.

Mimpi baru kita alami saat kita memasuki tahap REM.

Baca Juga: Lebih Baik Mana, Sikat Gigi Biasa atau Elektrik? #AkuBacaAkuTahu