Iklim Indonesia Terbagi Menjadi 3 Jenis, Iklim Apa Saja, ya?

Tyas Wening, Iveta Rahmalia
Sabtu, 09 November 2019 | 14:16 WIB

Peta iklim di Indonesia

Angin munson terdiri dari angin musim barat daya dan angin musim timur laut.

Di bulan September dan Mei, tekanan tinggi di Gurun Gobi akan menggerakkan angin dari benua yang mengapit Indonesia ke arah barat laut.

Baca Juga: Makanan Penambah Darah Ini Bisa Bantu Kita Atasi Anemia, Apa Saja?

Ketika angin tadi mencapai garis khatulistiwa, rotasiBumi akan menyebabkan angin tadi dari arah semula ke arah timur laut menuju daratan Asia Tenggara.

Pada bulan Januari dan Februari, sistem tekanan rendah akan menyebabkan pola berbalik dan menyebabkan angin monsun yang ditambah dengan angin lembap dari Samudera Hindia sehingga menghasilkan hujan.

Iklim Tropika (Iklim Panas)

Iklim Indonesia yang berikutnya adalah iklim tropika yang disebut juga sebagai iklim panas.

Iklim panas yang terjadi di Indonesia ini disebabkan karena letak Indonesia yang berada di sekitar garis khatulistiwa.

Kata tropis ini kadang digunakan dalam arti umum untuk menyebutkan iklim suatu daerah yang berarti hangat hingga panas dan lembap yang terjadi sepanjang tahun.

Wilayah yang termasuk dalam wilayah iklim tropis dapat dibedakan lagi menjadi beberapa jenis, yaitu iklim tropis kering dan iklim tropis basah.

Baca Juga: Mengapa Pesawat Tidak Terbang Melewati Pegunungan Himalaya?

Nah, iklim Indonesia termasuk dalam kategori iklim tropis basah atau daerah hangat lembap yang ditandai dengan beberapa ciri.

Ciri pertama adalah kelembapan udara yang relatif tinggi atau di atas 90 persen dengan curah hujan tinggi pada musim hujan.