✕

Banyak Virus Penyakit Berasal dari Kelelawar, Bagaimana Cara Kelelawar Melawannya?

Tyas Wening, Iveta Rahmalia
Rabu, 19 Februari 2020 | 17:00 WIB

Kelelawar yang sedang bergelantungan dengan posisi terbalik

Hal ini sudah dibuktikan dengan membandingkan sistem kekebalan tubuh pada kelelawar dan monyet.

Pada monyet, sistem kekebalan tubuhnya mengalami kesulitan untuk melawan infeksi virus yang ada di tubuhnya.

Sebaliknya, kelelawar buah afrika dapat dengan cepat melawan infeksi virus karena molekul interferon-alfa dengan cepat memberikan sinyal pada sel tubuh untuk melakukan perlawanan.

Saat sel-sel tubuh terlindungi dari infeksi, akan memberikan perlindungan dari infeksi.

Sementara itu, virus tetap akan memperbanyak dirinya tanpa menyebabkan kerusakan pada inang atau rumahnya.

Baca Juga: Bagaimana Penyu Bisa Menemukan Arah di Laut dan Kembali ke Tempatnya Menetas?

Sayangnya, mekanisme antivirus ini tidak dimiliki oleh manusia, sehingga sel-sel tubuh kita akan kesulitan melawannya.

Penyebaran Virus Semakin Parah saat Kelelawar Mengalami Stres

Peneliti mengatakan, penyebaran virus dari kelelawar ke hewan lain atau manusia akan semakin parah saat kelelawar merasa stres, nih.

Ketika merasa stres atau tertekan, maka kelelawar akan melepaskan virus dengan lebih cepat.

Caranya adalah dari produksi air liur, pipis, maupun feses atau kotorannya.

Baca Juga: Bagaimana Cara Membedakan Kucing yang Ingin Bermain dan Bekelahi?

Nah, hal ini menjadi salah satu cara yang membuat hewan lain terinfeksi.