Dongeng Anak: Kisah Rumbun dan Sahabat Rimba #MendongenguntukCerdas

Iveta Rahmalia Kamis, 2 Juli 2020 | 19:00 WIB
Cerpen Rumbun dan Sahabat Rimba (Dok. Cerpen Rumbun dan Sahabat Rimba)

“Beruntung kamu masih selamat Burhan,’’ ujar Hayati.

Rumbun, Hayati dan Wanara segera membawa Burhan ke desa untuk mendapatkan pengobatan.

Saat di desa, Hayati bertanya kepada para sahabatnya, “Apa yang terjadi, mengapa hutan desa bisa terbakar??”

“Iya, aku pun penasaran,” sahut Wanara. Tak berapa lama kemudian Rumbun berkata, “Aku ada ide!” Rumbun pun membisikkan idenya tersebut kepada para sahabatnya.

Keesokan harinya, Rumbun dan Sahabat Rimba kembali ke hutan desa. Mereka membawa beberapa peralatan seperti buku, pulpen, dan kaca pembesar layaknya seorang detektif.

Mereka ingin cari tahu kenapa hutan desa terbakar. Hampir seharian mereka mengumpulkan informasi dan juga petunjuk untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

Dan dari petunjuk yang didapatkan mereka dapat menyimpulkan bahwa kebakaran di hutan desa terjadi karena ada yang buang puntung rokok  sembarangan, membuka lahan dengan membakar, bermain korek api dan membakar sampah sembarangan.

Rumbun dan para sahabat menjadi kesal dan kecewa. Mereka tidak menyangka bahwa kebakaran hutan terjadi karena kelalaian dari warga-warga desanya sendiri.

Apalagi, Wanara berkata kalau dia juga melihat paman Rumbun membuang puntung rokok sembarangan saat berada di dalam hutan.

Rumbun pun tidak percaya kalau keluarganya sendiri yang menyebabkan kebakaran hutan.

Di tengah rasa kecewa dan sedih, Rumbun teringat dengan pelajaran sekolah tentang pencegahan kebakaran hutan.

Rumbun mengajak para sahabatnya untuk melakukan sesuatu yang dapat mencegah hal in berulang kembali.

“Kita perlu mengingatkan keluarga kita dan seluruh warga untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan kebakaran hutan!”, kata Rumbun.

Keempat sahabat tersebut setuju untuk membuat poster dengan ukuran besar yang isinya mengajak warga desa untuk tidak buka lahan dengan membakar, tidak buang puntung rokok sembarangan, tidak bermain korek api dan tidak bakar sampah sembarangan.

Lalu kemudian, Rumbun dan Sahabat Rimba memasang poster itu di seluruh penjuru desa.

Dan ternyata… Usaha Rumbun dan Sahabat Rimba berhasil.

Baca Juga: Dongeng Anak: Teman yang Terlalu Besar #MendongenguntukCerdas

Penulis : Iveta Rahmalia
Editor : Iveta Rahmalia