Berbagai Faktor Ini Bisa Membuat Magnet Tidak Berfungsi, Salah Satunya Cara Menyimpan yang Salah
Magnet
Perubahan suhu yang ekstrem, kerusakan yang menyebabkan berkurangnya volume, cara penyimpanan yang salah, sampai korosi atau pengikisan magnet menjadi beberapa hal yang menyebabkan kekuatan magnet berkurang, bahkan hilang.
1. Suhu Panas
Kemampuan magnet untuk melakukan tarik-menarik pada permukaan besi terjadi karena adanya atom-atom yang terus bergetar di dalam magnet.
Nah, tingkat getaran pada magnet dipengaruhi oleh suhu yang ada di sekitar magnet.
Setiap perubahan suhu yang terjadi pada magnet akan memengaruhi tingkat getaran atom magnet, yang kemudian berpengaruh pada kekuatan magnet untuk menarik maupun menempel pada permukaan besi atau baja.
Penurunan suhu akan memperbesar kekuatan magnet, sebaliknya suhu tinggi akan berdampak buruk untuk magnet.
Saat terkena suhu tinggi, atom dalam magnet akan bergetar dengan cepat, sehingga beberapa bagian magnetik jadi tidak sejajar dan menyebabkan magnet kehilangan kemagnetannya.
Baca Juga: Apa Saja Komponen-Komponen dalam Peta? Yuk, Kita Lihat Penjelasannya!
2. Menyimpan Magnet dengan Tidak Benar
Agar magnet tidak mengalami demagnetisasi, maka cara penyimpanan magnet pun harus sangat diperhatikan.
Magnet yang kekuatannya lemah, seperti magnet sementara yang disimpan bersamaan dengan magnet permanen kemungkinan besar akan kehilangan kekutannya.
Magnet dengan kekuatan besar akan memaksa magnet yang lebih lemah untuk mengubah arahnya, sehingga bisa terjadi pembalikan kutub magnet.
Peristiwa magnet yang kehilangan daya tarik karena medan magnet dari luar ini disebut dengan fenomena histeresis.