✕

Sering Terjadi Sebelum Hujan, Mengapa Petir Berbentuk Garis Zig-zag?

Grace Eirin, Iveta Rahmalia
Senin, 16 Januari 2023 | 18:30 WIB

Mengapa petir yang terlihat di langit bentuknya serupa garis zig-zag yang bercabang?

Bobo.id - Sekitar 8,6 juta sambaran petir terjadi di seluruh dunia setiap harinya.

Petir merupakan salah satu kekuatan alam terbesar di planet kita, yang berasal dari arus listrik yang sangat besar.

Dilansir dari Live Science, sejarah pernah mencatat petir terpanjang yang bentangannya mencapai 500 kilometer di langit Texas, Oklahoma, dan Kansas, Amerika Serikat.

Iklan tidak tersedia saat ini.

Kalau teman-teman perhatikan, petir punya bentuk khas yaitu garis memanjang zig-zag bercabang.

Apakah kamu tahu alasan mengapa petir yang terlihat di langit bentuknya serupa garis zig-zag yang bercabang? Yuk, cari tahu faktanya!

Terbentuknya Petir

Petir biasanya muncul di awan badai ketika muatan positif berkembang di suatu wilayah awan bermuatan negatif yang kuat.

Pertemuan kedua muatan ini akhirnya menciptakan gaya listrik yang kuat pula.

Don MacGorman, fisikawan dan peneliti di National Ocean and Atmospheric Administration (NOAA) menjelaskan terjadinya petir.

Menurutnya, sebuah kilatan petir dimulai di wilayah yang gaya listriknya sangat kuat, sehingga udara tidak bisa lagi menahannya.

Artinya, ketika gaya listrik semakin besar, makan gaya listrik tersebut dapat memecah daya isolasi udara.

Baca Juga: Jadi Lambang Shio Tahun 2023, Ini Fakta Seru Shio Kelinci Air

Daya isolasi udara ini biasanya menyebabkan setiap muatan positif dan negatif di langit, terpisah.