Sering Dianggap Sama, Inilah Perbedaan Asteroid dan Komet

By Grace Eirin, Kamis, 9 Maret 2023 | 19:00 WIB
Meski sama-sama bisa melintasi ruang angkasa, asteroid dan komet merupakan dua benda langit yang berbeda. (kjpargeter/freepik)

Ekor pada komet ini muncul setiap kali orbitnya mendekatkan mereka ke Matahari, sehingga permukaannya memanas kemudian mengeluarkan jejak gas dan debu. 

Komet tersusun dari material gas dan air yang telah mengeras menjadi es, dan berukuran diameter 10 kilometer. 

Lintasan yang digunakan komet untuk mengelilingi Matahari bentuknya lonjong.

Sayangnya, meskipun kita dapat mengalami komet dengan teleskop, penampakan komet akan tetap tampak lebih kabur daripada asteroid

Dilansir dari Natgeo, komet terang muncul di langit malam Bumi hanya sekali dalam satu dekade, teman-teman. 

Ada dua jenis komet yaitu komet periode pendek dan komet periode panjang. 

Komet periode pendek membutuhkan 200 tahun untuk mengorbit matahari, yang umumnya berasal dari Sabuk Kuiper. 

Komet periode pendek yang paling terkenal yaitu Komet Halley, yang hanya muncul setiap 75 sampai 76 tahun sekali. 

Sedangkan komet periode panjang berasal dari Awan Oort, yang membutuhkan ribuan hingga jutaan tahun untuk mengorbit matahari. 

Komet periode panjang lebih sulit untuk diprediksi kemunculannya karena membutuhkan waktu periode yang sangat lama. 

----

Kuis!

Apa yang membentuk asteroid dan komet?

Petunjuk: cek di halaman 1!

Lihat juga video ini, yuk!

---- 

Ingin tahu lebih banyak tentang pengetahuan seru lainnya, dongeng fantasi, cerita bergambar, cerita misteri, dan cerita lainnya? Teman-teman bisa berlangganan Majalah Bobo. 

Untuk berlangganan, teman-teman bisa mengunjungi Gridstore.id. 

Ikuti juga keseruan rangkaian acara ulang tahun Majalah Bobo yang ke-50 di majalah, website, dan media sosial Majalah Bobo, ya! #50TahunMajalahBobo2023