Mengenal 2 Benteng yang Didirikan Spanyol di Indonesia, Materi Sejarah
Benteng Tahula, salah satu benteng yang dibangun oleh Spanyol saat menjajah.
Berikut beberapa benteng pertahanan yang dibangun Spanyol untuk melawan Portugis saat itu.
Benteng yang Dibangun Spanyol di Indonesia
1. Benteng Tahula
Benteng Tahula adalah benteng yang dibangun Spanyol pada abad ke-17 di Desa Soa Sio, Kecamatan Tidore, Kota Tidore, Maluku Utara.Benteng tersebut merupakan pusat pertahanan utama bagi Spanyol saat itu di Pulau Tidore.
Dikutip dari Kompas.com, berdasarkan arsip bangsa Spanyol, para tahun 1607 Gubernur Spanyol pertama di Maluku Juan de Eaquivel adalah orang yang memerintahkan untuk membangun benteng pertahanan.
Namun, usulannya itu tidak diterima, dan justru pada masa pemerintahan Gubernur Spanyol Cristobal de Azcqueta Manchacha di tahun 1607 dibangunlah sebuah benteng pertahanan.
Benteng Tahula pun selesai dibangun pada tahun 1615 dan pada saat itu diberi nama Santiago de los Caballeros de Tidore atau Sanctiago Caualleros de los de la de Isla Tidore.
Namun, lama kelamaan benteng itu lebih dikenal dengan nama Benteng Tahula.
Setelah berdiri, benteng itu menjadi tempat 50 tentara yang dikomandani oleh seorang kapten, dan lengkap dengan artilerinya.
Dengan lokasi yang tinggi, benteng ini menjadi tempat pengawasan yang tepat untuk wilayah perairan dan daratan Tidore.
Setelah Spanyol pergi dari Indonesia, benteng ini pernah ditinggali oleh Sultan Tidore atas izin VOC.
Baca Juga: Sejarah Kedatangan Bangsa Spanyol di Indonesia, Materi Kelas 5 SD
Pada abad ke-18 benteng ini dihancurkan oleh Belanda. Namun, pada masa kepemimpinan Sultan Nuku, benteng ini diperbaiki dan ditambahkan meriam untuk melawan Belanda.