Indahnya Aktraksi Lumba-lumba di Teluk Kiluan

By Yomi Hanna, Kamis, 6 April 2017 | 11:37 WIB
Foto: triptrus.com (Hanna Vivaldi)

Melihat lumba-lumba yang sedang beratraksi adalah aktivitas yang menyenangkan. Apalagi kalau menyaksikannya secara langsung di tempat lumba-lumba tersebut hidup bebas.

Perjalanan ke Teluk Kiluan

Atraksi lumba-lumba dapat kita temukan di Teluk Kiluan tepatnya di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Dari Kota Bandar Lampung, jarak perjalanan menuju Teluk Kiluan adalah sekitar 80 km dan memakan waktu sekitar 3-4 jam. Perjalanan ini akan melewati perbukitan yang naik turun dan berkelok. Sebaiknya jika ingin berwisata atau berkunjung ke Teluk Kiluan dapat dilakukan pada saat musim kemarau.

Berjumpa dengan lumba-lumba

Teluk Kiluan menjadi tempat favorit bagi para wisatawan yang ingin melihat sambil bercengkerama dengan lumba-lumba. Teluk ini menjadi tempat dua jenis lumba-lumba melintas dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Dua jenis lumba-lumba tersebut adalah lumba-lumba hidung botol dan lumba-lumba spinner.

Jika ingin berjumpa langsung dengan kawanan lumba-lumba ini, maka pada pagi hari kita dapat menaiki perahu ketinting yang bisa memuat 4 penumpang orang dewasa. Perahu ketinting akan membawa penumpang ke tengah lautan selama sekitar satu jam perjalanan.

Sambil menanti munculnya lumba-lumba, di tengah lautan kita dapat menikmati air laut yang jernih dan pemandangan barisan bukit hijau yang menyejukkan mata.

Tempat migrasi terbesar di dunia

Jumlah lumba-lumba yang muncul tidak tentu, jika beruntung, kita dapat melihat ratusan sampai ribuan lumba-lumba yang melintas di teluk ini.

Lumba-lumba adalah hewan yang ramah, dia suka bermain dan senang mendekati kapal, memanggil dan menyapa penumpang yang berada di dalam kapal.

Teluk Kiluan menjadi tempat lintasan perpindahan (migrasi) lumba-lumba terbesar yang di seluruh dunia.

Selain lumba lumba, di teluk ini juga menjadi tempat habitat asli dari Penyu Hijau dan Penyu Sisik.