Tiga Kali Ganti Warna Bulu, Inilah Kepodang Emas Maskot Jawa Tengah

By Yomi Hanna, Sabtu, 21 Juli 2018 | 15:00 WIB
Kepodang emas. (Creative Commons)

Menyimpan Mitos Bagi Ibu Hamil

Burung kepodang emas memiliki bulu yang sangat indah, rapi, dan rajin membersihkan diri.

Karena itu, muncullah mitos yang mengatakan bahwa ibu hamil yang memakan daging burung ini akan melahirkan anak yang tampan atau cantik nantinya.

Mitos ini masih dilakukan sampai sekarang, saat ritual ‘selametan tujuh bulanan’ kehamilan.

BACA JUGA : Burung Hantu Ketupu, Dapat Bertahan Tidak Tidur di Siang Hari

Sebagai Simbol Kejayaan dan Kemakmuran

Kepodang emas sering dipelihara sebagai burung hias yang harganya cukup mahal dan kini jumlahnya sudah langka.

Burung ini dipercayai masyarakat Jawa sebagai lambang keselarasan, kekompakan, dan budi pekerti.

Warna bulunya yang kuning keemasan selaras dengan simbol kejayaan dan kemakmuran.

BACA JUGA : Selain Cerdas dan Fasih Berbicara, Burung Beo Memiliki Umur Panjang

Ini lah yang membuat burung kepodang emas dulunya banyak dimiliki oleh pembesar-pembesar Jawa.

Suara burung kepodang sangat nyaring dengan kicuannya yang mirip dengan suara seruling atau siulan.

Bunyi paruh burung ini terdengar seperti “ckckck” yang cukup keras.

Selain itu, dia juga pandai sekali menirukan suara burung lain, seperti menirukan suara burung ciblek dan prenjak.

Lihat video ini juga, yuk!