Danau Limboto jadi Sejarah

  • Kamis, 7 September 2017 16:48 WIB

Danau Limboto semakin dangkal. | Riomanadona/Dokumentasi Bobo

Dulu, Danau Limboto pernah menjadi saksi sejarah. Kini, danau itu terancam menjadi sejarah.

Semakin Dangkal

Danau Limboto terletak di Kecamatan Limboto, Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Tahun 1930-an, diperkirakan kedalamannya 30 meter dan luasnya 7.000 hektar. Namun, kini, kedalamannya hanya sekitar 2 meter dan luasnya sekitar 3.000 hektar. Ya, Danau Limboto memang semakin dangkal.

Endapan Lumpur

Danau Limboto semakin dangkal karena endapan lumpur di dasarnya. Endapan itu dari mana? Hutan-hutan di hulu danau ditebangi. Akibatnya, terjadi erosi tanah. Tanah terkikis dan terbawa ke dalam danau. Tanah itu makin lama makin menumpuk di dasar danau. Ditambah pula sampah-sampah yang dibuang sembarangan.

Eceng Gondok

Danau Limboto berdekatan dengan Benteng Otahana. Dari atas benteng, danau itu terlihat dipenuhi hamparan pulau-pulau hijau. Itu sebenarnya eceng gondok. Tanaman itu tumbuh subur, karena tanah di dasar danau mengandung zat makanan untuknya. Saking suburnya, hamparan eceng gondok itu hampir menyelimuti seluruh Danau Limboto. Enggak heran, kalau danau itu jadi semakin dangkal.

undefined
Eceng gondok yang menutupi Danau Limboto

Banjir

Pendangkalan Danau Limboto menimbulkan masalah. Ketika musim hujan tiba, danau tidak bisa menampung air hujan. Bahkan, air malah meluap. Akibatnya, desa-desa di pinggir danau terendam banjir. Para nelayan pun kesulitan mencari ikan, karena ketika hujan, danau menjadi keruh sehingga ikan-ikan mati.

Saksi Sejarah

Danau Limboto telah rusak terbengkalai. Padahal, dulu, danau itu saksi sejarah saat kerajaan-kerajaan di Gorontalo masih berjaya. Danau itu juga saksi sejarah ketika Presiden Soekarno datang ke Gorontalo tahun 1950 dan 1956. Beliau naik pesawat amfibi dan mendarat di Danau Limboto. Foto-foto kedatangannya disimpan di Museum Pendaratan Pesawat Amfibi, di tepian Danau Limboto.

Jika tidak segera dilindungi, diperkirakan 15 tahun lagi, Danau Limboto benar-benar jadi sejarah.

Teks: Lita, Foto: Riomanadona/Dokumentasi Bobo

Reporter : willa widiana
Editor : Iveta Rahmalia

KOMENTAR

MOST READ

Putri Berambut Kaca

3 jam yang lalu

Ketika Dihukum Mama

31 menit yang lalu

Ketika Pompa Air Rusak

1 hari yang lalu

Hadiah Ulang Tahun

2 hari yang lalu

Pesta Kurcaci Mimpi

3 hari yang lalu

Marvo si Pesulap

1 hari yang lalu

Pelangi Nona Smith

3 hari yang lalu

MUST READ

Ketika Dihukum Mama

31 menit yang lalu

Putri Berambut Kaca

3 jam yang lalu

Raksasa Api

7 jam yang lalu

Misteri Daun Tiga Warna

22 jam yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×