Bobo.id - Seekor burung paling langka di Bumi berhasil ditemukan oleh para peneliti setelah melakukan pencarian selama berbulan-bulan.
Burung ini bernama Stresemann's Bristlefront yang memiliki ukuran sedang, berekor panjang, dan mempunyai bulu yang khas di dahinya.
Selain mempunyai penampilan yang menarik, burung ini juga mempunyai suara cuitan yang berbeda dari spesies saudaranya, lo, yaitu Slaty Bristlefront.
Burung Stresemann's Bristlefront betina terlihat pada 12 dan 14 Desember yang lalu dan memberikan harapan bagi para peneliti untuk menyelamatkan burung ini.
Baca Juga : Buah Sawo, Si Cokelat Berdaging Lembut dan Manis
Penyebab burung Stresemann's Bristlefront menjadi langka habitatnya, yaitu hutan hujan yang menyusut, kebakaran hutan, dan perubahan iklim.
Burung Stresemann's Bristlefront hanya ditemukan di wilayah terpencil di timur Brasil dan pertama kali terlihat pada sekitar tahun 1830-an.
Setelah ditemukan pertama kali, Stresemann's Bristlefront ternyata beberapa kali menghilang dari pengamatan para peneliti, lo, teman-teman.
Setelah penampakannya yang pertama, burung ini menghilang dan baru terlihat lagi pada pertengahan abad ke-20 dan spesimennya berhasil dikumpulkan.
O iya, spesies ini mendapatkan nama dari ahli burung asal Jerman-Brasil, Helmut Sick, dan perawatnya, Erwin Stresemann.
Setelah diberi nama, burung Stresemann's Bristlefront kembali menghilang dan baru terlihat lagi pada tahun 1995.
Karena sulitnya melihat burung ini, maka peneliti pun menyimpulkan kalau burung Stresemann's Bristlefront termasuk hewan langka.
Karena itulah, saat ini upaya konservasi sedang dilakukan dan berfokus di wilayah timur laut Minas Gerais, yaitu populasi burung ini dapat hidup dan berkembang.
Baca Juga : 5 Kebiasaan Aneh Kucing yang Kadang Bikin Kesal, tapi Kadang Gemas Juga
Selain itu, American Bird Conservacy dan Fundacao Biodiversitas di Brasil saat ini juga masih berusaha mencari lebih banyak spesies burung Stresemann's Bristlefront.
Walaupun saat ini burung Stresemann's Bristlefront masih ditemukan, tapi upaya konservasi masih harus dilakukan, lo, karena peneliti menganggap masa depan burung ini berbahaya.
Tapi kalau jenis burung Stresemann's Bristlefront lebih banyak ditemukan dan aksi penyelamatan lebih cepat dilakukan, maka populasinya bisa berkembang dengan pesat.