Tenun Shu Terkenal Sepanjang Jalur Sutera dan Sudah Dibuat Sejak 2.000 Tahun yang Lalu

By Eva Jessica, Minggu, 24 Mei 2020 | 17:00 WIB
(http://www.foreignercn.com/)

 

Bobo.id - Chengdu adalah ibu kota Provinsi Sichuan di Republik Rakyat Tiongkok.

Kota ini memiliki banyak julukan, salah satunya adalah kota tenun. Mengapa begitu, ya? Simak sejarahnya, yuk!

Tenun Indah yang Dibuat Ribuan Tahun Lalu

Sejak ribuan tahun yang lalu, Tiongkok sudah membuat kerajinan tenun sutera. Ada empat provinsi yang membuat kerajinan ini, yaitu Guangxi, Nanjing, Suzhou, dan Sichuan.

Di Sichuan, tenun sutera sudah dibuat sejak 2.000 tahun yang lalu. Kala itu, nama provinsi Sichuan adalah Shu. Itu sebabnya, hingga tenun sutera dari Sichuan ini dikenal dengan nama Tenun Shu.

Di masa lalu, Tenun Shu terkenal akan keindahannya. Tenun Shu dikenal dengan warna-warna yang cerah dan motif yang amat beragam.

Mulanya, motif Tenun Shu berupa panda, ikan mas, dan kembang sepatu. Namun, motifnya semakin berkembang dan ada motif lentera, singa, naga, dan tumbuh-tumbuhan lainnya.

Meskipun merupakan barang mewah, Tenun Shu amat banyak dicari orang. Hampir setiap bangsawan memiliki kain tenun ini.

O iya, Tenun Shu juga menjadi salah satu barang yang diperjual belikan melalui Jalur Sutera, lo.

Baca Juga: Kain Berang, Identitas Laki-Laki Suku Huaulu dan Simbol Kebanggaan