Apakah Makanan yang Terlalu Matang atau Gosong Baik untuk Dikonsumsi?

By Avisena Ashari, Jumat, 18 Oktober 2019 | 14:47 WIB
MAkanan yang dimasak terlalu matang (MaxPixel's contributors)

Bobo.id – Di antara teman-teman, adakah yang pernah mengonsumsi makanan yang gosong?

Makanan yang gosong ini misalnya roti bakar yang gosong, atau satai daging yang dipanggang sampai menghitam.

Sebenarnya, makanan yang gosong baik dikonsumsi tidak, ya?

Mengonsumsi Makanan yang Gosong

Kadang-kadang, makanan sengaja dimasak sampai gosong untuk menimbulkan aroma berasap, teman-teman.

Tapi, menurut para ahli kesehatan, mengolah makanan terlalu matang atau sampai gosong punya dampak yang kurang baik, nih.

Apa saja, ya?

1. Nutrisi yang Hilang

Makanan yang dipanggang sampai gosong atau makanan yang dimasak terlalu lama bisa kehilangan nutrisinya, teman-teman.

Ini karena semakin lama bahan makanan dimasak, semakin banyak nutrisi yang hilang.

Tentunya tubuh kita jadi tidak mendapatkan nutrisi yang seharusnya kita dapatkan dari makanan itu.

Baca Juga: Sedang Belajar Memasak Telur? Ini 5 Hal yang Harus Dihindari

2. Pengaruh pada Pencernaan

Makanan yang dimasak terlalu lama atau terlalu matang juga bisa memengaruhi pencernaan, lo.

Rupanya, sistem pencernaan kita juga lebih sulit mengolah makanan yang dimasak terlalu matang.

Tubuh juga sulit memetabolisme makanan yang terlalu matang.

3. Reaksi pada Kandungan Makanan

Jika makanan yang mengandung zat tepung dimasak dengan suhu tinggi dan waktu yang lama, akan ada reaksi gula dan asam amino.

Reaksi ini menyebabkan munculnya acrylamides berupaperubahan warna cokelat atau kehitaman pada makanan yang gosong.

Pada daging yang dimasak terlalu lama dengan suhu tinggi menyebabkan gula, asam amino, dan senyawa kreatina bereaksi.

Reaksi pada daging itu menyebabkan munculnya heterocylic amine.

4. Daging yang Dipanggang

Daging yang dipanggang terlalu lama juga membuat lemaknya menetes ke bara api, teman-teman.

Ini menyebabkan adanya seyawa polycylic aromatic hydrocarbons.

Senyawa acrylamide, heterocylic amine, dan polycylic aromatic hydrocarbons merupakan  senyawa bersifat karsinogenik, artinya bisa menyebabkan kanker, teman-teman.

Baca Juga: Kenapa Kemasan Makanan Ringan Tidak Benar-Benar Terisi Penuh?

Memasak Makanan Sampai Matang

Zat-zat di atas bisa berbahaya  kalau dikonsumsi terlalu sering, teman-teman. Meskipun tidak apa-apa kalau hanya sesekali.

Tapi, karena ada beberapa dampak yang bisa terjadi jika makanan dimasak terlalu lama atau sampai gosong, ada anjuran untuk memasak makanan sampai matangnya cukup.

Makanan yang digoreng misalnya, kematangan makanan biasanya ditandai dengan warnanya yang berwarna kuning keemasan.

Baca Juga: Apakah Makan Roti yang Gosong Berbahaya bagi Kesehatan?

#GridNetworkJuara

Yuk, lihat video ini juga