Berbeda dengan Ubur-Ubur Lainnya, Spesies Ubur-Ubur Ini Menyengat Tanpa Menyentuh

By Tyas Wening, Senin, 17 Februari 2020 | 12:00 WIB
Ubur-ubur terbalik (Wikipedia.org)

Lendir beracun ini bernama cassiosom, yang ada di tubuh ubur-ubur terbalik.

Cassiosom ini dilapisi oleh ribuan sel yang menyengat pada bagian luarnya.

Nah, cassiosom inilah yang kemudian bisa menyengat hewan lain maupun manusia yang berada di air dengan racun yang dilepaskan ubur-ubur terbalik.

Ketika tersengat oleh cassiosom dari ubur-ubur terbalik, maka sensasi yang ditimbulkan terasa seperti gatal dan terbakar.

Baca Juga: Tikus Sering Lolos dari Jebakan, Ketahui Sebab dan Cara Mengatasinya, yuk!

Lendir Penyengat Biasanya Tidak Berbahaya Bagi Manusia

Meski bisa menimbulkan sensasi tidak nyaman bagi beberapa orang, tapi sebenarnya lendir penyengat ini kebanyakan tidak berbahaya bagi kulit manusia, kok.

Namun hal ini berbeda bagi hewan-hewan kecil yang ada di laut, karena sel-sel tadi justru mematikan bagi organisme yang lebih kecil.

Tonton video inai juga, yuk!