Awalnya Terasa Manis, Mengapa Permen Karet Lama Kelamaan Terasa Tawar?

By Tyas Wening, Rabu, 26 Februari 2020 | 14:00 WIB
Ilustrasi mengunyah permen karet (Pixabay)

Air Liur Memecah Pemanis, tapi Permen Karet Tidak Bisa Dipecah

Ketika mengunyah permen karet, air liur akan memecah dan membantu mencerna pemanis serta perasa yang ditambahkan pada bahan sintetis pembuat permen karet.

Akibatnya, perasa pada permen karet akan ikut tertelan maupun tertinggal pada dinding-dinding mulut kita.

Sedangkan perasa pada permen karet bisa dicerna dan ditelan, tapi hal ini tidak berlaku bagi gum base yang merupakan bahan utama permen karet.

Gum base yang kenyal dan lentur ini tidak bisa dipecah dan dicerna oleh air liur kita.

Baca Juga: Sering Alami Sakit Tenggorokan? Tak Perlu Khawatir, 5 Cara Mudah Ini Bisa Bantu Mengatasinya!

Ketika rasa permen karet hilang, yang tersisa dari permen karet adalah gum base dan bahan pelembut permen karet yang membuat permen karet terasa lentur dan lembut.

Rasa manis pada permen karet akan semakin cepat hilang kalau kita terus menerus mengunyah permen karet. Sehingga permen karet akan semakin lunak dan air liur akan memecah gula dan ikut tertelan bersama air liur.

Tonton video ini juga, yuk!