✕

Perhatikan Menu Makanan Kita, Cegukan Bisa Disebabkan karena Makanan yang Dikonsumsi

Tyas Wening, Iveta Rahmalia
Rabu, 29 April 2020 | 21:00 WIB

Ilustrasi cegukan

Diafragma dan epiglotis yang bekerja secara bersamaan inilah yang membuat kita mengalami cegukan setelah makan.

Baca Juga: Bukan Susu atau Sereal, Ternyata Inilah 5 Makanan Paling Sehat untuk Sarapan!

2. Jenis Makanan Tertentu

Penyebab berikutnya adalah jenis makanan yang kita konsumsi. Ada beberapa makanan yang dapat memicu terjadinya cegukan setelah makan, terutama makanan kering, suhu yang terlalu panas, hingga rasa yang pedas.

Makanan kering akan lebih sulit dicerna dibandingkan dengan makanan yang lunak. Nah, karena sulit dikunyah jenis makanan ini dengan mudah melukai dan membuat lapisan kerongkongan teriritasi.

Baca Juga: Perut Panas Setelah Makan Pedas? 2 Minuman Ini Bisa Bantu Meredakannya!

Beberapa saraf yang ada di kerongkongan akan terangsang dan memicu adanya kontraksi diafragma yang menyebabkan cegukan.

Sedangkan makanan dengan suhu panas, rasa yang pedas, hingga minuman bersoda juga bisa menyebabkan hal yang sama, lo.

3. Perubahan Suhu di Kerongkongan

Berikutnya, cegukan setelah makan bisa juga disebabkan karena adanya perubahan suhu di esofagus atau kerongkongan.

Suhu yang berubah naik atau turun secara drastis atau mendadak akan 'menggelitik' saraf kerongkongan dan merangsang terjadinya kontraksi diafragma secara berlebihan.

Padahal, saraf kerongkongan terdiri dari dua jenis saraf yang sangat sensitif, yaitu saraf frenikus dan saraf vagus.

Dua jenis saraf ini akan bereaksi saat bersentuhan dengan makanan yang sangat panas, pedas, asam, dan cairan yang sangat dingin.