Mandi dengan Air Dingin atau Air Hangat Membuat Tubuh Terasa Segar Setelahnya? Ternyata Ada Penjelasannya!

By Tyas Wening, Senin, 18 Mei 2020 | 08:58 WIB
Ilustrasi mandi (Dok. Majalah Bobo/Ode)

Sebabnya, suhu air yang lebih rendah akan meningkatkan asupan oksigen ke tubuh dan meningkatkan detak jantung untuk melepaskan darah ke seluruh tubuh.

Sama seperti air hangat yang membantu mengurangi rasa sakit, mandi dengan air dingin juga bisa mengurangi rasa sakit, lo.

Bahkan mandi menggunakan air dingin bisa mengurangi rasa pegal di tubuh akibat olahraga sekitar satu hingga empat hari setelah berolahraga.

Nah, selain suhu air, metode mandi juga akan memengaruhi kesegaran, yaitu dengan menggunakan pancuran atau dengan berendam.

Baca Juga: Ada yang Lebih dari 20 Jam, Waktu Puasa di Negara Lain Berbeda dengan di Indonesia, Ketahui Penjelasannya, yuk!

Misalnya mandi menggunakan shower atau pancuran dengan air hangat, bisa membantu mengurangi masalah otot, karena adanya tekanan air pada tubuh.

Sedangkan saat berendam dengan air hangat, maka akan membuat saraf-saraf di tubuh menjadi lebih rileks.

Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan suhu tubuh, yang membuat sel neuron atau saraf yang peka terhadap suhu tinggi menjadi lebih terstimulasi.

Stimulasi ini kemudian akan meningkatkan denyut jantung dan metabolisme tubuh, sehingga tubuh akan terasa segar setelah mandi.

-----

Teman-teman, kalau ingin tahu lebih banyak tentang sains, dongeng fantasi, cerita misteri, dunia satwa, dan komik yang kocak, langsung saja berlangganan majalah Bobo, Mombi SD, NG Kids dan Album Donal Bebek. Caranya melalui: www.gridstore.id

Atau teman-teman bisa baca versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di ebooks.gramedia.com

Tonton video ini juga, yuk!