Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis Peribahasa dalam Bahasa Indonesia

By Jonathan Alfrendi, Jumat, 10 Juli 2020 | 12:00 WIB
Buku Bahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar Kelas IV
Buku Bahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar Kelas IV (Jonathan Alfrendi)

Bobo.id- Peribahasa merupakan suatu kelompok kalimat atau kata yang menyatakan maksud dari seseorang secara tidak langsung.

Nah, berikut ini ada beberapa jenis peribahasa. Yuk, kita cari tahu!

Pengertian Peribahasa

Peribahasa berupa kalimat atau susunan kata yang berisi suatu maksud tertentu. Susunan kata di dalam peribahasa bersifat tetap.

Jika susunan kata itu diubah, tidak bisa dikatakan peribahasa, melainkan sebagai kalimat biasa.

Jadi, peribahasa adalah ungkapan atau kalimat ringkas dan padat yang berisi kalimat perbandingan, perumpamaan, nasihat, aturan tingkah laku, atau prinsip hidup.

Baca Juga: Tak Kenal, Maka Tak Sayang

Fungsi Peribahasa

Peribahasa memiliki beberapa fungsi, antara lain:

  1. Memberikan nasihat atau petuah.
  2. Sebagai tanda identitas pembicara dalam suatu kelompok.
  3. Pengamatan terhadap suatu keadaan
  4. Memperindah bahasa percakapan.

Jenis-jenis Peribahasa

Umumnya, ada 6 jenis peribahasa dalam bahasa Indonesia.

1. Bidal

Peribahasa ini berisi ungkapan yang mengandung peringatan, sindiran, ejekan, dan nasihat.

Bidal merupakan jenis peribahasa yang memiliki arti lugas, irama, dan rima.

Contoh bidal:

  1. Hidup segan mati tak mau
  2. Ada ubi ada talas, ada budi ada balas
  3. Ikan sepat ikan gabus, makin cepat makin bagus
  4. Ombak yang kecil jangan diabaikan
  5. Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi
  6. Murah dimulut, mahal ditimbangan.

2. Pepatah

Pepatah adalah peribahasa yang mengandung nasihat atau ajaran yang berasal dari orangtua. Contohnya:

  1. Berani karena benar, takut karena salah
  2. Gajah di pelupuk mata tidak kelihatan, kuman di seberang laut tampak.
  3. Berakit-rakit kita ke hulu, berenang-renang kita kemudian.
  4. Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.

3. Perumpamaan

Perumpamaan adalah peribahasa yang berisi perbandingan antara manusia dengan alam sekitar.

Biasanya didahului kata seperti, bagai, bak, laksana, dan lain-lain. Contohnya, bagai Bumi dan langit, bagai api dengan asap, bagai pinang dibelah dua.

Baca Juga: Pernah Mendengar Peribahasa 'Setali Tiga Uang'? Ternyata Inilah Asal-usulnya

4. Ungkapan

Ungkapan adalah kalimat kiasan tentang keadaan atau kelakuan seseorang yang dinyatakan dengan pepatah atau beberapa kata. Contohnya, kabar angin, besar kepala, panjang tangan.

5. Ibarat atau tamsil

Tamsil atau ibarat adalah kata kiasan yang sering menggunakan kata ‘ibarat’ untuk membuat perbandingan tentang suatu masalah atau perkara.

Tujuannya untuk menjadikan masalah yang dimaksud bertambah nyata.

6. Semboyan

Semboyan adalah kalimat, frase, atau kata yang digunakan sebagai pedoman atau prinsip. Contohnya, hemat pangkal kaya, rajin pangkal pandai, bersih pangkal sehat.

Baca Juga: 10 Peribahasa Beserta Artinya, Ada yang Cocok dengan yang Kamu Alami?

-----

Teman-teman, kalau ingin tahu lebih banyak tentang sains, dongeng fantasi, cerita misteri, dunia satwa, dan komik yang kocak, langsung saja berlangganan majalah Bobo, Mombi SD, NG Kids dan Album Donal Bebek. Caranya melalui: www.gridstore.id

Atau teman-teman bisa baca versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di ebooks.gramedia.com

Lihat video ini juga, yuk!