Pola-Pola Penyajian, Struktur, dan Kaidah Kebahasaan Teks Iklan

By Grace Eirin, Kamis, 2 September 2021 | 14:08 WIB
Kita bisa menemukan iklan di manapun, salah satunya televisi. (afra32/pixabay)

3. Kaidah Kebahasaan Teks Iklan

Iklan harus menarik pembaca atau pendengar supaya objek dapat menerima dan membeli barang atau jasa yang ditawarkan. 

Oleh karena itu, teks iklan harus mengandung kaidah kebahasaan sebagai berikut. 

a. Persuasif

Persuasif yaitu bersifat membujuk secara halus, supaya objek yang dituju merasa lebih yakin dengan penawaran yang diberikan oleh iklan. 

b. Imperatif

Selain persuasif, iklan juga memiliki kaidah kebahasaan yaitu imperatif. Imperatif yaitu bersifat mendorong, memerintah, melarang, atau meminta. 

Baca Juga: Contoh Teks Berita tentang COVID-19 Beserta Unsur-Unsur dan Strukturnya

Sifat imperatif ini biasanya digunakan dalam iklan layanan masyarakat yang ditujukan untuk penjelasan kepada masyarakat. 

c. Berima

Iklan harus mengandung ajakan yang menarik untuk dibaca dan didengar. Oleh karena itu, iklan harus mengandung rima. 

Rima adalah pengulangan bunyi yang berselang, baik dalam larik iklan maupun di akhir larik sajak iklan. 

Nah, itulah pola penyajian, struktur dan kaidah kebahasaan dari teks iklan. 

Tonton video ini juga, yuk!

 

----

Ayo, kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.