Kenapa Komet Bisa Menyebabkan Hujan Meteor? Begini Fakta Menariknya

By Grace Eirin, Sabtu, 11 November 2023 | 19:00 WIB
Ketika komet mendekati Matahari, maka sebagian permukaannya menguap, melepaskan debu dan batuan menjdi hujan meteor. (Alex Andrews/pexels)

Itulah yang menyebabkan ada dua bagian hujan meteor Taurid, yakni Taurid Utara dan Taurid Selatan. 

Setiap komet ini kembali ke tata surya bagian dalam, maka intinya akan melepaskan es dan batu ke ruang angkasa, menjadi aliran meteor yang sangat besar. 

Sayangnya, jumlah meteor yang terlihat selama hujan Taurid biasanya tidak sebanyak hujan meteor lainnya.

Menurut Royal Museum Greenwich (RMG), komet Encke dan hujan meteor Taurid diperkirakan merupakan sisa-sisa komet yang pecah selama 20.000-30.000 tahun terakhir. 

Jika teman-teman ingin menyaksikan puncak hujan meteor Taurid Utara, maka diperkirakan akan berada di arah rasi bintang Taurus, di langit utara. 

Ketika fenomena ini berlangsung, kita bisa menyaksikan meteor Taurid yang bergerak dengan kecepatan kira-kira 28 kilometer per detik. 

----

Kuis!

Kapan puncak hujan meteor Taurid Utara terlihat di Indonesia?

Petunjuk: cek di halaman 1!

Lihat juga video ini, yuk!

---- 

Ingin tahu lebih banyak tentang pengetahuan seru lainnya, dongeng fantasi, cerita bergambar, cerita misteri, dan cerita lainnya? Teman-teman bisa berlangganan Majalah Bobo. 

Untuk berlangganan, teman-teman bisa mengunjungi Gridstore.id. 

Ikuti juga keseruan rangkaian acara ulang tahun Majalah Bobo yang ke-50 di majalah, website, dan media sosial Majalah Bobo, ya! #50TahunMajalahBobo2023