Kata-Kata Baru dalam Cerita 'Tak Muat Lagi', Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka

By Grace Eirin, Senin, 5 Agustus 2024 | 08:30 WIB
Mencari kata-kata baru dalam cerita 'Tak Muat Lagi', materi kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Belajar.
Mencari kata-kata baru dalam cerita 'Tak Muat Lagi', materi kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Belajar. (olia danilevich/pexels)

Bobo.id - Teman-teman, apa saja kata-kata yang baru kamu tahu dalam cerita 'Tak Muat Lagi'?

Bacaan tersebut merupakan cerpen (cerita pendek), menceritakan Lala yang sudah tidak bisa mengenakan bajunya karena tubuhnya semakin besar. 

Beberapa waktu lalu, kita sudah menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan cerpen tersebut. 

Selain itu, kita juga sudah menyebutkan kalimat transitif dan intransitif dalam cerita 'Tak Muat Lagi'. 

Pada pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 SD Kurikulum Merdeka, kita akan menyebutkan kata-kata baru dalam cerita 'Tak Muat Lagi'.

Mengenal kosakata baru membantu memperbanyak wawasan dan perbendaharaan kata. 

Tujuannya, kita bisa mudah memahami berbagai teks dan kalimat di masa depan. 

Yuk, cari tahu kata-kata baru dalam cerita 'Tak Muat Lagi' dari artikel ini!

Kata Baru dalam Cerita 'Tak Muat Lagi' 

Berikut ini beberapa contoh kata-kata baru dalam cerita 'Tak Muat Lagi'. 

1. Menyodorkan

- Arti perkiraan: mendorong, memberikan.

Baca Juga: 20 Contoh Kalimat Intransitif, Materi Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Belajar

- Arti menurut kamus: menyorongkan; memberikan; mengulurkan (tangan).

Contoh kalimat: Ibu menyodorkan piring lauk padaku. 

2. Polkadot

- Arti perkiraan: pola gambar. 

- Arti menurut kamus: corak pada kain berbentuk bulatan (berbagai ukuran) dengan jarak yang sama, biasanya di atas dasar yang polos.

Contoh kalimat: Aku suka tempat pensil yang bercorak polkadot. 

3. Mengelak 

- Arti perkiraan: menolak

- Arti menurut kamus: melepaskan diri dari tuduhan (tanggung jawab dan sebagainya).

Contoh kalimat: Ia mencoba mengelak semua perkataan Rina. 

4. Mematut diri

Baca Juga: 20 Contoh Kalimat Transitif, Materi Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Belajar

- Arti perkiraan: becermin.

- Arti menurut kamus: berdandan dan sebagainya supaya elok rupanya; bersolek.

Contoh kalimat: Kakakku suka mematut diri setelah mandi. 

----

Kuis!

Apa manfaat belajar kosakata baru?

Petunjuk: cek di halaman 1!

Lihat juga video ini, yuk!

---- 

Ingin tahu lebih banyak tentang pengetahuan seru lainnya, dongeng fantasi, cerita bergambar, cerita misteri, dan cerita lainnya? Teman-teman bisa berlangganan Majalah Bobo. 

Untuk berlangganan, teman-teman bisa mengunjungi Gridstore.id.