Ikan Asing yang Akrab di Indonesia

  • Rabu, 13 September 2017 13:05 WIB

Ikan Asing yang Akrab di Indonesia | Melisa

Ikan merupakan salah satu bahan pangan yang cukup melimpah di Indonesia, tapi konsumsi ikan di Indonesia termasuk kecil. Padahal, banyak slogan yang mengatakan, “Ingin pintar? Banyak-banyaklah makan ikan”. Selain ikan laut, Indonesia juga punya ikan air tawar, seperti ikan gobi dari Papua, ikan gurami dari Tasikmalaya, dan ikan bilih dari Sumatera Barat. Tapi sayang, kita tidak akrab dengan ikan-ikan itu.

Sebaliknya, kita justru lebih akrab dengan ikan asing yang berasal dari negara lain, seperti ikan mas, ikan mujair, ikan nila, ikan bawal, ikan patin, dan masih banyak lagi. Jika bukan dari Indonesia, dari mana ikan-ikan tersebut berasal? Daripada penasaran, bagaimana kalau kita cari tahu saja dari mana ikan asing yang akrab di Indonesia itu berasal?

Ikan Mas – Jepang, Tiongkok, Taiwan

Ikan bertubuh gemuk dan punya daging tebal ini sebenarnya berasal dari tanah Jepang, Tiongkok, dan Taiwan. Pada tahun 1920-an, ikan ini mulai dibawa dan dipelihara di Indonesia. Saat ini, ikan bernama latin Cyprinus carpio ini sudah tersebar di seluruh Indonesia. Ikan mas termasuk ikan yang senang berbaur, jadi kemurnian ikan ini cukup sulit dijaga. Biasanya, perbauran antara beragam jenis ikan mas tersebut akan menghasilkan ras baru. Hingga saat ini, sudah ada 7 jenis ikan mas konsumsi dan 5 jenis ikan mas hias.

undefined
Ikan Mas

Ikan Bawal – Brazil

Banyak yang mengatakan, bahwa ikan bawal itu mirip dengan ikan piranha. Hal itu tidak aneh, karena kedua ikan itu masih bersaudara dan berasal dari daerah yang sama. O ya, ikan bawal mulai datang ke Indonesia pada tahun 1986 untuk dijadikan ikan hias. Tetapi, seiring berjalannya waktu, ikan bawal lebih berkembang sebagai ikan konsumsi. Saat ini, ikan bawal bisa kita temukan dengan mudah dan bisa dipelihara di kolam ikan. Tapi, kita tidak boleh melepaskan ikan bawal ke sungai atau danau, karena dikhawatirkan akan menganggu ikan-ikan asli Indonesia yang hidup di sungai dan danau.

Ikan Mujair – Afrika Selatan

Ikan dengan nama latin Oreochromis mossambicus ini masih bersaudara, lo, dengan ikan nila. Sebenarnya, ikan ini berasal dari Afrika Selatan. Pada tahun 1939, ikan ini ditemukan di Sungai Serang, Blitar, Jawa Timur. Sampai saat ini, belum ada yang tahu kenapa ikan mujair bisa ada di sungai kecil tersebut. Ikan ini termasuk ikan yang mudah beradaptasi dan cepet berkembang biak, jadi banyak penambak yang memelihara ikan ini. Namun, proses kembang biaknya yang cepat itu justru dikhawatirkan menjadi masalah bagi ikan-ikan lokal.

undefined
Ikan mujair yang sudah di goreng.

Ikan Patin – Thailand

Sebenarnya, Indonesia juga punya patin endemik (Pangasius pangasius), namun entah kenapa ikan patin asli Indonesia itu tidak dibudidayakan, seperti ikan patin dari Thailand (Pangasius sutchi). Ikan patin Thailand ini didatangkan ke Indonesia pada tahun 1972. Ikan tanpa sisik ini cukup banyak dipelihara, karena dagingnya tebal dan durinya sedikit. Selain itu, ikan ini juga mudah dipelihara, jadi tak heran kalau para penambak senang membudidayakan ikan satu ini.

Reporter : willa widiana
Editor : Iveta Rahmalia

KOMENTAR

MOST READ

Cerita

Diuji dengan Mimpi

18 jam yang lalu

Cerita

Cerita

Asal Tahu Caranya

10 jam yang lalu

Cerita

Cerita

Kalender Buatan Mia

15 jam yang lalu

Cerita

Gadis Bertopi Tong Kayu

8 jam yang lalu

MOST READ

Putri Berambut Kaca

3 hari yang lalu

Pencuri Mawar

3 hari yang lalu

Piano Dalam Api

2 hari yang lalu

Rahasia Nana dan Pak Win

1 hari yang lalu

Diuji dengan Mimpi

18 jam yang lalu

Kan Kusediakan Waktu

2 hari yang lalu

Ketika Dihukum Mama

1 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×