7 Fakta Unik Matahari

  • Senin, 14 Agustus 2017 15:00 WIB

7 Fakta Unik Matahari. | Creative Commons

Sebagai bintang di pusat tata surya, Matahari dapat memengaruhi banyak hal di muka Bumi. Mulai dari iklim, cuaca, dan lain-lainnya.  Namun, di balik kekuatannya memancarkan panas dan sinar itu, ternyata ada beberapa fakta unik seputar Matahari.

  1. Jika semua hidrogen yang ada di Matahari telah habis terbakar, maka matahari membutuhkan 130 juta tahun lagi untuk membakar helium. Dengan adanya pembakaran dan pancaran sinar yang begitu kuat, suhu matahari dapat mencapai sekitar 15 juta derajat celcius.
  1. Matahari dapat meledak seperti bom raksasa, lo. Tapi kamu jangan khawatir, karena Matahari tidak akan meledak tanpa sebab. Ledakan akan terjadi apabila daya gravitasi yang dimilikinya hilang. Gravitasi matahari itu sendiri, kira - kira 28 kali lebih besar dibandingkan dengan gravitasi yang ada di Bumi.
undefined
Ilustrasi matahari dan keterangannya, Foto: virtual.net
  1. Pada saat mengorbit inti galaksi, 1 hari di Matahari sama saja dengan 25 hingga 38 hari di Bumi. Ketika mengorbit tersebut, Matahari bergerak dengan kecepatan 220 km/ detik.
  2. Ilmuwan yang pertama kali mengatakan bahwa Bumi dan planet-planet lain berputar mengelilingi Matahari, adalah Aristarchus. Ia hidup pada 310 – 230 Sebelum Masehi, lebih dari dua ribu tahun yang lalu. Tetapi kenyatannya teori tersebut pernah tidak dipercaya oleh masyarakat, lo.  Kemudian, ilmuwan asal Inggris, Isaac Newton (1642 – 1727), kembali  memberikan bukti. Sebenarnya semua planet mengorbit dengan mengelilingi Matahari (bukan Matahari yang mengelilingi Bumi dan planet sekitar). Barulah setelah itu, teori tersebut akhirnya dapat diterima.
  1. Apabila seorang manusia di bumi memiliki berat badan 70 kg, ketika ia berdiri di atas permukaan Matahari, maka bobotnya akan berubah 28 kali lipat, lo. Alias menjadi 1.960 kg.  
  1. Matahari dianggap sejumlah peradaban sebagai Dewa, salah satunya adalah Suku Aztec di Meksiko. Sebagian masyarakat di negara yang mendapat sebutan matahari terbit, Jepang, juga beranggapan sama seperti suku Aztec.
  1.  Ulysses merupakan wahana antariksa yang pertama kali mempelajari matahari. Ulysses dibawa oleh pesawat Discovery, kemudian diluncurkan ke planet Jupiter dengan roket pendorong. Setelah memperlajari Jupiter selama 17 hari, Ulysses menggunakan gravitasi planet raksasa (Matahari) untuk melemparkannya ke dalam orbit Ekliptika, yaitu bidang edar berupa garis yang menjadi jalur lintasan benda-benda langit dalam mengelilingi sistem tata surya.

Reporter : Eka Kartika
Editor : Iveta Rahmalia

KOMENTAR

MOST READ

Putri Berambut Kaca

1 hari yang lalu

Tiga Tangkai Mawar

3 hari yang lalu

Bintang Pensi

3 hari yang lalu

Lukisan Kasih Sayang

3 hari yang lalu

Bekal Makan Siang

2 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×