Tanaman Bunga, Pengusir Hama Alami

  • Selasa, 11 April 2017 14:00 WIB

Sumber foto: 8villages.com

Saat jalan-jalan di pinggir sawah, mungkin kita akan terheran-heran melihat banyak tanaman bunga ditanam di pinggir sawah. Ada bunga matahari, kenikir, bunga kertas, dan lainnya. Untuk apa petani menanam bunga di pinggir sawah?

Tanaman refugia

Setelah panen tiba, petani akan segera membajak sawah dan memperbaiki pematang sawah. Bersamaan dengan menggarap tanah itu, petani juga mulai menanam bibit bunga dan tanaman tumpang sari di pinggir sawah.

Bibit bunga yang ditanam, antara lain adalah bunga matahari, bunga kertas, dan bayam jengger. Sedangkan tanaman tumpang sari yang bisa dimanfaatkan untuk sayuran,  misalnya kenikir, kacang panjang, dan bayam.   

Tahukah kamu, untuk apa tanaman-tanaman itu? Selain indah dipandang dan bisa diambil sayurnya, ternyata tanaman tersebut merupakan tanaman pelindung bagi tanaman padi. Dalam ilmu pertanian, kelompok tanaman tersebut disebut refugia.

 
Bunga matahari ini ditanam di pematang sawah sebagai tanaman refugia.
Bunga matahari ini ditanam di pematang sawah sebagai tanaman refugia.

Rumah bagi serangga

Refugia merupakan istilah yang menunjuk sekumpulan tanaman yang menyediakan tempat perlindungan dan sumber pakan bagi musuh alami pertanian, seperti serangga.

Seperti kita ketahui, dalam pertanian beberapa serangga tersebut bisa menjadi hama tanaman. Misalnya pada tanaman padi, serangga yang menjadi hama pada tanaman padi antara lain ulat dan walang sangit.  

Tanaman-tanaman refugia ini saat berbunga akan mengundang banyak sekali serangga untuk tinggal. Selain menyediakan tempat tinggal, tanaman refugia juga menyediakan nektar untuk makanan para serangga.

Hukum alam

Saat para serangga ini datang, berlakulah hukum alam. Serangga predator akan memangsa dan mengganggu serangga yang lain yang menjadi hama bagi tanaman. Karena hama padi dikendalikan oleh serangga predator, maka tanaman padi bisa selamat dari serangan ulat dan walang sangit.

Jadi, dengan tanaman refugia, petani tidak perlu menyemprot dengan pestisida. Dengan menanam refugia, hama tanaman dikendalikan secara alami.

Sumber foto:  brawijayaaecofoundation.com, dinpertan.grobogan.go.id

Reporter : Sigit Wahyu
Editor : Sigit Wahyu

KOMENTAR

MOST READ

Dongeng Putri Tikus

3 hari yang lalu

Obat Bosan dari Nenek

21 jam yang lalu

Cat Kuku

3 hari yang lalu

Korespondensi dengan Pencuri

2 hari yang lalu

Kuningan

3 hari yang lalu

Iko, Hihaa!!

3 hari yang lalu

Dibayar dengan Senyum

3 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×