Cerpen Anak: Mangga Tetangga

Sarah Nafisah, Bobo.id
Selasa, 12 Maret 2019 | 18:38 WIB

Cerpen Anak: mangga Tetangga

Baca Juga : Penemuan Baru Fosil Monyet Dunia Langka Berusia 22 Juta Tahun di Kenya

“ Hmm, aku tadi sudah mencoba minta izin. Tapi, kan, tidak ada jawaban,” kataku.

“Sudah jangan bertengkar. Kita pulang saja,” kata Kiki ketus.

Baca Juga : Ini Dia Perbedaan Pernapasan Hewan Vertebrata dan Invertebrata

“Hei, ada apa ini ribut-ribut?” seru Mang Ari dari balik warungnya. Kami sampai kaget.

“Ini Mang. Tadi kami memetik mangga di rumah sepi di ujung jalan itu. Pemilik rumahnya marah. Padahal tadi kami ingin meminta izin, tapi yang punya rumah enggak keluar,” kataku menjelaskan.

Baca Juga : Berkenalan dengan 5 Planet Kerdil di Sistem Tata Surya, yuk!

“Kalian harus minta maaf. Bagaimana pun juga, kalian tetap salah karena telah mengambil tanpa izin. Ayo, Mang Ari temenin untuk minta maaf,” ajak Mang Ari.

Mereka semua menurut. Mang Ari berjalan di depan sementara kami berjalan tertunduk di belakangnya.

Sesampai di rumah itu, Mang Ari mengetok pintu dan langsung disambut oleh pria tua tadi.

Baca Juga : Egg Tart, Makanan Khas Portugal yang Banyak Dijumpai di Asia

“Permisi... Pak Joko, ini ada anak-anak yang mau minta maaf pada Bapak. Tadi mereka mengambil mangga tanpa izin. Sebenarnya, mereka ingin izin dahulu ke Bapak. Tadi mereka mencoba mengetuk pintu tapi tak ada jawaban,” jelas Mang Ari.

“Oh, begitu. Tadi saya sedang mandi. Istri saya sedang tidur karena tidak sehat. Jadi tidak ada yang dengar ketukan pintu. Saya maafkan, tapi jangan diulangi lagi, ya,” katanya sambil tersenyum.