Perbedaan Simbiosis Mutualisme dan Parasitisme dan Contoh-Contohnya

By Eva Jessica, Rabu, 18 November 2020 | 13:00 WIB
Kupu-kupu, contoh hewan yang bergerak dengan sayap. (Photo by Debadutta from Pexels)

1. Nyamuk dan Manusia

Contoh simbiosis parasitisme adalah hubungan nyamuk dan manusia. Nyamuk menghisap darah manusia untuk bertahan hidup.

Namun, manusia tidak mendapat keuntungan dari nyamuk. Gigitan nyamuk bikin gatal dan bisa menyebabkan penyakit berbahaya bagi manusia. 

Beberapa makhluk hidup lain juga bisa melakukan simbiosis parasitisme kepada manusia, misalnya cacing yang menyebabkan penyakit dalam tubuh manusia, kutu, serta beberapa jenis bakteri.

Baca Juga: Bisa Membawa Penyakit pada Makanan, Coba Usir Lalat dengan Bahan Alami Ini, yuk!

2. Lalat dan Buah

Teman-teman pernah dengar tentang lalat buah? Lalat buah menggunakan buah dan sayuran sebagai tempat bertelur. Telur yang baru menetas itu pun makan buah-buah dan sayuran yang mereka hinggapi.

Bagi lalat buah, buah dan sayur amat menguntungkan. Namun, buah dan sayur yang dihinggapi lalat buah itu akan menjadi busuk.

3. Benalu dan Inangnya

Benalu adalah tanaman yang hidup menempel pada tanaman lain. Tanaman yang ditempeli benalu disebut tanaman inang.

Ketika benalu tumbuh, benalu akan mengambil seluruh makanan dari tanaman inang, sehingga tanaman inang kekurangan makanan dan mati. Karena itulah, benalu dianggap sebagai parasit.

-----

Teman-teman, kalau ingin tahu lebih banyak tentang sains, dongeng fantasi, cerita misteri, dan pengetahuan seru, langsung saja berlangganan majalah Bobo dan Mombi SD. Tinggal klik di https://www.gridstore.id

Atau teman-teman bisa baca versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di ebooks.gramedia.com