Lagu-Lagu Daerah Aceh Beserta Terjemahan dan Maknanya

By Thea Arnaiz, Selasa, 16 November 2021 | 13:30 WIB
Lagu-lagu daerah Aceh beserta terjemahan dna maknanya. (ZULMAHDI/pixabay)

Bobo.id - Lagu daerah Aceh banyak macamnya dan musiknya pun perpaduan antara musik Melayu, India, dan Arab.

Perpaduan itu menciptakan kebudayaan musik tradisional yang khas.

Aceh adalah salah satu wilayah provinsi di Indonesia yang mempunyai kebudayaan Islam yang kental.

Kebudayaan Islam yang berkembang di daerah Aceh pun bisa terlihat dari lagu daerahnya.

Selain itu, lagu-lagu daerah Aceh yang menjadi identitas kebudayaan masyarakat Aceh, juga menyampaikan pesan moral, kebiasaan, dan keadaan alam Aceh.

Lalu, apa saja saja lagu-lagu daerah Aceh tersebut? berikut ini lagu daerah Aceh, beserta terjemahan dan maknanya.

Baca Juga: Upacara Adat Aceh Meugang: Sejarah, Tujuan, dan Tata Cara Pelaksanaan

Bungong Jeumpa

Bungong jeumpa, bungong jeumpa

Meugah di Aceh

Bungong teuleubeuh, teulebeuh

Indah lahoina

Puteh kuneng meujampu mirah

Bungong si-ula si-ula

Lam sinar buleun, lam sinar buleun

Angen peu ayon

Luroh meususon, meususon yang mala mala

Mangat that meubeuu meunyo tatem com

Leupat that harom si bungong jeumpa

Terjemahan:

Bunga cempaka, bunga cempaka

Terkenal di Aceh

Bunga yang lebih, yang lebih indah rupanya

Putih kuning bercampur merah

Mekar sekuntum indah rupawan

Dalam sinar bulan, dalam sinar bulan angin ayunkan

Gugur bersusu, bersusun, yang sudah layu

Harum baunya kalau dicium

Alangkah harum si bunga cempaka

Maknanya:

Bungong Jeumpa mempunyai arti sebagai bunga cempaka. Bunga ini adalah tanaman endemik Aceh yang harum dan indah.

Oleh karena itu, lagu daerah ini menjelaskan begitu indah bunga yang berwarna-warni ini.

Lagu ini juga bisa merujuk pada Kerajaan Jeumpa yang bernah berdiri di daerah Bireun pada abad kedelapan.

Sehingga, lagu ini juga bisa diartikan sebagai gambaran keindahan alam Aceh pada masa itu.