Kenapa Kelelawar Selalu Tidur Menggantung dan Terbalik?

By Fransiska Viola Gina, Selasa, 3 Mei 2022 | 18:45 WIB
Alasan mengapa kelelawar tidur terbalik. (PIXABAY/Pixel_mixer)

Bobo.id - Pernahkah teman-teman naik wahana roller coaster?

Jika pernah, berarti teman-teman pernah merasakan sensasi memutarbalikkan tubuh walau hanya sekejap. 

Berada dalam posisi bergelantungan atau terbalik, memang bukan posisi alamiah manusia yang terbatasi gravitasi.

Ketika kita terlalu lama ada di posisi terbalik, kita akan mengalami sensasi pusing pada kepala kita. 

Namun, ternyata ada hewan yang justru menikmatinya, lo. 

Tepat sekali, hewan itu adalah kelelawar. Kelelawar menjadi satu-satunya mamalia yang mampu untuk terbang. 

Selain itu, hewan malam atau nokturnal ini lebih nyaman tidur atau beristirahat dalam posisi terbalik.

Kok Bisa Tidur Terbalik?

Tahukah teman-teman, tubuh ramping kelelawar bisa membuatnya begitu nyaman melawan gravitasi saat tidur. 

Baca Juga: Bisa Mendengar Suara Lebih Baik dari Kelelawar, Ngengat Jadi Hewan dengan Pendengaran Terbaik

Seperti dilansir National Geographic, dua jenis kelelawar terbesar di dunia yaitu Black Flying Fox di Australia dan Goden-crowned Flying Fox di Filipina, hanya berbobot sampai 1,1 kg. 

Bayangkan saja, yang terbesar saja hanya 1,1 kg. Bagaimana dengan yang terkecil, ya.