✕

Biografi Ahmad Yani Pahlawan Revolusi yang Gugur pada Peristiwa G30SPKI

Thea Arnaiz, Sarah Nafisah
Rabu, 28 September 2022 | 15:00 WIB

Biografi Ahmad Yani sebagai salah satu Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September PKI 1065.

Prestasi Militer Ahmad Yani

Awalnya Ahmad Yani punya posisi sebagai sersan ketika baru saja memulai pendidikan militernya.

Kemudian, karena Hindia Belanda saat itu diduduki oleh Jepang, maka Ahmad Yani mengembangkan bakat militernya dengan mengikuti Pendidikan Heiho di Magelang.

Kemudian, pendidikan militernya dilanjutkan bersama pasukan PETA yang bermarkas di Bogor.

Sejak saat itulah, kemampuan Ahmad Yani sebagai anggota pasukan militer semakin ahli dan turut berjuang untuk merebut kemerdekaan Indonesia dari penjajah.

Setelah kemerdekaan Indonesia, dibentuklah Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945, yaitu angkatan perang bersenjata pertama di Indonesia.

Ahmad Yani pun diangkat menjadi Komandan TKR untuk wilayah Purwokerto.

Bahkan, ia langsung menjalankan tanggung jawabnya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang saat itu ingin direbut oleh Belanda melalui agresi militer.

Ahmad Yani dipercaya sebagai Komandan Wehrkreise II (Komandan Pertahanan) di Kedu. Prestasi Ahmad Yani bukan itu saja, lo.

Setelah selesai menghalau serangan Agresi Militer Belanda, ia juga membantu menyelesaikan pemberontakan di sejumlah wilayah Indonesia.

Baca Juga: Perbedaan Pahlawan Revolusi dan Pahlawan Nasional Beserta Tokohnya

Salah satunya adalah Pemberontakan DI/TII pada 1948, yaitu pemberontakan yang menginginkan berdirinya Negara Islam Indonesia dan jadi tugas tersulit TNI saat itu.

Meskipun begitu, Ahmad Yani tetap menyelesaikan tugasnya dengan baik dan mampu membubarkan Pemberontakan DI/TII.

Gugurnya Jenderal Ahmad Yani

Karena prestasi militernya yang cemerlang, Ahmad Yani akhirnya diangkat sebagai Jenderal TNI menggantikan Abdul Haris Nasution pada 1962.