5 Faktor Internal dan Eksternal yang Memicu Munculnya Rasa Kebangsaan Indonesia

By Fransiska Viola Gina, Kamis, 23 Februari 2023 | 08:30 WIB
Faktor internal dan eksternal yang memicu rasa kebangsaan Indonesia. (freepik)

Liberalisme adalah sebuah ideologi yang ingin menggerakan kebebasan individu dalam mewujudkan kesejahteraan.

2. Adanya Politik Etis dari Belanda

Politik etis adalah sebuah upaya politik balas budi pemerintah Belanda kepada rakyat bumiputra yang telah diperas dan dieksploitasi.

Namun tidak disangka, politik etis dari Belanda ini justru membuka mata orang-orang pribumi akan semangat nasionalisme.

3. Gerakan Pan-Islamisme

Gerakan yang dikemukakan oleh jamaluddin Al-Afghani ini berpendapat bahwa negara merupakan musuh umat Islam.

Gerakan ini juga menimbulkan ekspansi dalam berbagai bidang seperti militer, ekonomi, dan juga kebudayaan.

Selain itu, adanya gerakan ini juga dipercaya menjadi pemicu rasa nasionalisme antar rakyat Indonesia kembali muncul.

4. Pergerakan Negara yang Terjajah

Mengalami masa penjajahan dalam waktu yang cukup lama membuat banyak negara di Asia melakukan berbagai pergerakan. 

Hal ini tentunya memicu perasaan untuk bangkit dan tidak terjajah sehingga banyak negara sekitar yang ikut mencontoh. 

Baca Juga: Meski Namanya Mirip, dr. Soetomo dan Bung Tomo Adalah Pahlawan yang Berbeda, lo