Dengan adanya badan tersebut, diharapkan aspirasi dan kekuasaan rakyat dalam mengatur pemerintahan bisa terlaksana dengan adil.
4. Adanya pemilihan umum
Di negara-negara demokrasi, pemilu dilaksanakan secara rutin dalam periode waktu tertentu untuk memilih perwakilan rakyat di kursi pemerintahan.
Di Indonesia, pemilu presiden diselenggarakan setiap 5 tahun sekali, untuk memilih anggota DPD, DPR, serta Presiden dan Wapres.
5. Menerapkan sistem kepartaian
Dalam melaksanakan pemerintahan dan sistem politik, Indonesia membuat beragam partai yang menjadi media atau sarana untuk menjadi bagian dalam melaksanakan sistem demokrasi.
6. Adanya pembagian dan pemisahan kekuasaan
Di Indonesia, ada pembagian kekuasaan yang dikenal dengan istilah Trias Politica.
Trias Politica membagi kekuasaan negara menjadi tiga, yaitu lembaga eksekutif, lembaga yudikatif, dan lembaga legislatif.
Lembaga eksekutif atau yang melaksanakan undang-undang, contohnya presiden dan wakil presiden.
Baca Juga: Contoh Perwujudan Hak Asasi Manusia dalam UUD 1945 di Kehidupan Sehari-hari
Lembaga yudikatif adalah lembaga yang memiliki kekuasaan mengawasi jalannya pelaksanaan peraturan perundang-undangan, contohnya Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), dan Komisi Yudisial (KY).
Mulai Sekarang Batasi Konsumsinya, Ini 6 Bahaya Minum Teh Berlebihan untuk Tubuh
Penulis | : | Grace Eirin |
Editor | : | Sarah Nafisah |
KOMENTAR