Burung Hitam yang Biru

  • Rabu, 21 Februari 2018 19:00 WIB

Burung Hitam yang Biru | Public Domain

 

“Lalala… aku terbang.  Satu, dua, tiga… lalala… mendarat di pohon ceri!” Tamtam si burung hitam bersiul gembira di suatu pagi yang cerah.  

Bunga-bunga anggrek dan pohon-pohon ceri yang tak jauh dari situ, menguap terbangun. Dahan mereka yang penuh buah ceri, terasa berat karena beberapa burung gereja dan burung hitam bersarang di sana.

“Ooh…” seru Tamtam, “Mereka tidak akan menyisakan tempat untukku. Aku harus segera mencari dahan di pohon ceri itu!”

Tamtam melesat terbang, mendahului beberapa burung hitam yang terbang di depannya. Sayapnya bergerak cepat, menyambar sayap teman-temannya. Tamtam terus terbang lurus ke dapan.

“Aaaa…” teriaknya. Tamtam tak bisa menghentikan lajunya. Ia menabrak dahan pohon ceri. BRUK! Lalu jatuh ke bawah.

BYUR! Tamtam jatuh ke kaleng cat warna biru.

“Oo… menyebalkan sekali! Lengkeeet…” teriak Tamtam.

Ia berusaha keluar dari kaleng cat itu. Matahari sudah bersinar terik dan seketika itu cat kering di sekujur tubuh Tamtam.

Dengan sedih, Tamtam menangis, berteriak minta tolong pada teman-temannya.

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : Vanda Parengkuan
Editor : Vanda Parengkuan

KOMENTAR

MOST READ

Cerita

Cerita

Tumpeng untuk Nenek Sumirah

19 jam yang lalu

Cerita

Black Forest

11 jam yang lalu

Cerita

Kue Serabi Pembawa Berkah

17 jam yang lalu

Cerita

Cerita

Bakwan Udang

16 jam yang lalu

MOST READ

IQ Rendah Tidak Masalah

1 hari yang lalu

Kain Lap yang Hilang

2 hari yang lalu

Sesudah Suatu Kegagalan

3 hari yang lalu

Naik Kereta Tebu Berhantu

2 hari yang lalu

Usahawan Cilik

3 hari yang lalu

Tiga Tangkai Mawar

2 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×