Serba-serbi Bakteri, Makhluk yang Sulit Terlihat

  • Senin, 12 Februari 2018 14:01 WIB

Serba – Serbi Bakteri | publicdomainpictures.net

Bobo.id – Bakteri itu ada yang baik dan ada yang jahat. Bakteri baik suka membantu manusia, sedangkan bakteri jahat tidak.

Karena itu, bakteri jahat dimasukkan ke dalam daftar musuh manusia sejak ratusan tahun lalu.

Bicara soal bakteri, ada serba-serbi bakteri yang harus kita ketahu, nih!

1. Tak Terlihat

Bakteri itu sangat kecil. Ukurannya hanya 0,5 – 5 mikrometer.

Ukuran itu sama dengan kita menaruh kacang di meja, lalu kita melihatnya dari lantai tiga.

Karena ukurannya sangat kecil, kita pun memerlukan bantuan mikroskop untuk melihat bakteri.

2. Tidak Bisa Berjalan

Ternyata, bakteri tidak bisa berjalan, lo, Teman-teman.

Namun, bakteri ada di mana saja. Misalnya meja, ponsel, buku, pensil, dan uang.

Saat kita menyentuh suatu benda, bakteri di benda itu akan menempel di tangan kita.

Nah, dengan cara itulah bakteri berpindah tempat ke benda lain atau ke tubuh kita.

O iya, beberapa bakteri bisa bergerak, karena mereka punya ekor di tubuhnya.

3. Menempel di Makanan

Bakteri jahat suka menempel di makanan mentah, seperti daging.

Supaya mereka tidak masuk ke tubuh kita, masak makanan hingga matang.

Bakteri akan mati saat berada di suhu yang panas (60 derajat celcius).

Supaya makanan mentahnya tidak mudah busuk, simpan di tempat dingin atau beku.

Di tempat yang dingin, bakteri akan pingsan.

Di tempat yang beku, bakteri akan mati karena sel tubuhnya pecah.

4. Suka Tempat Lembab

Bakteri sangat suka tempat yang lembab.

Di tempat lembab, bakteri bisa mendapatkan air dan hidup.

Kalau di tempat kering, sumber air sedikit.

Bakteri bisa mati kekeringan kalau tidak ada air.

5. Memanfaatkan Waktu dengan Baik

Bakteri itu termasuk makhluk hidup yang bisa memanfaatkan waktu dengan baik, lo!

Dalam 20 menit saja, bakteri bisa menambah satu anggota keluarga baru.

Semakin lama bakteri hidup, semakin banyak anggota keluarga baru yang mereka buat.

6. Benci Sayur dan Buah

Bakteri benci dengan sayur dan buah, karena mereka punya kulit pelindung.

Kulit pelindung sayur dan buah bernama zat selulosa. Zat ini sulit untuk dicerna.

Namun, saat kulit sayur dan buah robek, bakteri akan langsung masuk ke dalam sayur dan buah.

Baca Juga: Apa itu Kuman?

7. Meninggalkan Jejak

Makanan yang terkena bakteri biasanya berubah warna, berlendir, atau berbau busuk.

Itulah jejak yang selalu ditinggalkan bakteri.

Namun, ada juga bakteri yang tidak meninggalkan jejak, seperti E. Coli, Salmonella, dan Listeria.

Karena tidak meninggalkan jejak, manusia tidak tahu apakah di makanannya ada bakteri E. Coli, Salmonella, dan Listeria.

Itulah serba-serbi bakteri yang harus Teman-teman ketahui.

Supaya para bakteri tidak masuk ke tubuh kita, rajin-rajinlah mencuci tangan.

Selain itu, masak makanan hingga matang dan simpan makanan dalam keadaan tertutup.

Itu karena bakteri bisa menyebar melalui udara. 

Foto: publicdomainpictures.net

Reporter : willa widiana
Editor : Iveta Rahmalia

KOMENTAR

MOST READ

Jadii… Itu Mamanya

2 hari yang lalu

Kain Lap yang Hilang

3 hari yang lalu

Masakan Chef Misterius

16 jam yang lalu

Dua Nenek

3 hari yang lalu

Mak Yun

13 jam yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×