Dongeng Anak: Getar Gong Gora

By Sarah Nafisah, Selasa, 20 Agustus 2019 | 18:00 WIB
Dongeng Anak: Getar Gong Gora (Dok. Majalah Bobo)

"Jaka Wana, kau telah memenangkan sayembara. Kau juga telah mengamankan kerajaan dari amuk binatang hutan. Hadiah untukmu bukan jabatan senapati. Melainkan putera mahkota. Kalau kau dewasa nanti, kau akan menggantikanku menjadi raja di sini. Tinggallah di istana. Tidak usah kembali ke hutan Danawa," ujar Raja Goragangsa.

"Mohon ampun, Baginda. Hamba tak bisa meninggalkan Ibu dan Kakek. Mereka sangat menderita di hutan."

Baca Juga: Sering Dibuang, Ternyata Rambut Jagung Punya Banyak Manfaat, lo!

"Jangan, Jaka Wana! Tetaplah di sini bersamaku!" seru Raja Goragangsa. Kemarahan Raja pada Denawanti, permaisurinya, mulai luluh. Dulu ia kesal pada ibu Jaka Wana itu. Sebab ternyata Denawanti adalah seorang raksasa yang wajahnya telah diubah menjadi cantik oleh Denawamuka.

Akhirnya Raja Goragangsa memboyong kembali permaisuri Denawanti ke istana. Dan karena cinta dan kasih sayang Denawanti yang sangat tulus kepada suami dan anaknya, permohonannya dikabulkan oleh Dewa. Wajah Denawanti berubah menjadi cantik selamalamanya. Jaka Wana hidup berbahagia dengan kedua orangtuanya di istana. Wre, sahabatnya juga selalu di sampingnya.

Cerita oleh: Ustadji P.W. Ilustrasi: Dok. Majalah Bobo

Baca Juga: Tak Ingin Didekati Laba-Laba? Hindari Memakai Pakaian dengan Warna Ini

#GridNetworkJuara

Tonton video ini, yuk!