Praktikkan Physical Distancing untuk Cegah Penyebaran Virus, Apa Bedanya dengan Social Distancing?
Ilustrasi beraktivitas di rumah
Meski begitu, WHO juga mengingatkan bahwa sangat penting bagi kita untuk tetap berhubungan sosial antara satu sama lain, seperti keluarga dan teman.
Sehingga istilah physical distancing digunakan WHO untuk kita saling menguatkan dan berhubungan satu sama lain, meskipun secara fisik tidak bisa berdekatan. Kita bisa memanfaatkan internet atau media sosial untuk saling berbagi di saat tidak bisa berkumpul bersama.
Menurut WHO, kesehatan mental juga tidak kalah pentingnya dengan kesehatan fisik, teman-teman.
Istilah physical distancing juga digunakan agar kita lebih memahami bahwa cara mencegah penularan virus adalah menjaga jarak fisik yang aman antara satu orang dengan orang lainnya.
Baca Juga: Teh yang Dicampur 3 Bahan Ini Bisa Jaga Daya Tahan Tubuh dan Kesehatan Jantung, Pernah Coba?
Bagaimana Cara Melakukan Physical Distancing?
Pada dasarnya, untuk melakukan physical distancing, ini sama dengan imbauan social distancing yang sudah diterapkan, teman-teman.
Artinya, jika tidak ada keperluan yang benar-benar penting seperti membeli bahan makanan, pekerjaan yang tidak bisa dilakukan dari rumah, atau memeriksakan kesehatan, masyarakat sebaiknya tinggal di rumah dan tidak berkumpul, terutama di tempat umum.
Menghindari kontak dekat dengan orang lain diperlukan untuk menghindari tertular virus dan menghindari risiko orang yang terinfeksi menularkannya pada orang lain.
Cara menghindari kontak fisik dengan orang banyak salah satunya adalah menghindari pertemuan besar, seperti anak-anak yang diminta belajar di rumah dan bukan di kelas yang berisi banyak orang.
Physical distancing juga bisa diterapkan dengan mengurangi naik transportasi umum atau menjaga jarak aman sekitar 1 – 2 meter antara satu orang dengan orang lainnya di tempat umum.
Jadi, teman-teman bisa tetap beraktivitas di rumah untuk menjaga jarak fisik yang aman, sambil tetap menjaga hubungan sosial dengan keluarga dan teman-teman. Misalnya menghubungi nenek dan kakek, saudara, atau temanmu menggunakan telepon.
Jangan lupa jaga kesehatan di rumah dengan menjaga kebersihan, makan makanan bergizi seimbang, berolahraga, dan istirahat yang cukup, ya.